RIMA SINTA , ANUGERAH PERMATA SARI (2026) ANALISIS PERSEPSI MASYARAKAT TERHADAP KEBERADAAN LIMBAH INDUSTRI SKALA MENENGAH DI KECAMATAN TANJUNG BINTANG KABUPATEN LAMPUNG SELATAN. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (178Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3740Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (6Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Kecamatan Tanjung Bintang merupakan salah satu kawasan industri yang memiliki jumlah 25 perusahaan industri. Perusahaan industri yang letaknya berdekatan dengan pemukiman warga sehingga berpotensi menimbulkan konflik kepentingan antara aktivitas industri dan kenyamanan lingkungan tempat tinggal. Oleh karena itu, penting untuk mengetahui bagaimana persepsi masyarakat terhadap keberadaan limbah industri agar dapat menjadi dasar dalam perumusan kebijakan pengelolaan lingkungan yang lebih berkelanjutan. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui tingkat persepsi masyarakat terhadap keberadaan limbah industri skala menengah di Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan. Variabel dalam penelitian ini adalah persepsi masyarakat, dengan teknik pengumpulan data yaitu kuesioner, wawancara, dan dokumentasi. Penelitian ini menggunakan teknik analisis data skoring dan nilai rata-rata (mean). Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa tingkat persepsi masyarakat terhadap keberadaan limbah industri skala menengah di Kecamatan Tanjung Bintang Kabupaten Lampung Selatan berada pada kategori sedang pada indikator kognitif dan konatif sementara kategori tinggi pada indikator afektif. Pada aspek kognitif menunjukkan persepsi tinggi 33%, sedang 66%, dan rendah 1%. Pada aspek afektif menunjukkan persepsi berada pada kategori tinggi 51% dan sedang 49%. Sementara, pada aspek konatif menunjukkan persepsi tinggi 14% dan sedang 86%. Ditinjau dari data demografi, hasil penelitian menunjukkan responden perempuan memiliki tingkat persepsi lebih tinggi dibandingkan laki-laki. Berdasarkan jenis pekerjaan, kelompok pedagang cenderung memiliki persepsi pada kategori sedang hingga tinggi, sedangkan berdasarkan tingkat pendidikan, responden dengan pendidikan terakhir SLTA/SMA dan perguruan tinggi dominan memiliki persepsi pada kategori sedang hingga tinggi. Hasil ini menunjukkan bahwa selain dipengaruhi oleh kedekatan wilayah dengan industri, persepsi masyarakat juga dipengaruhi oleh karakteristik sosial demografis responden. Kata Kunci: persepsi masyarakat, limbah industri, lingkungan Tanjung Bintang District is an industrial area with 25 industrial companies. Industrial companies located close to residential areas have the potential to create conflicts of interest between industrial activities and the comfort of the residential environment. Therefore, it is important to understand public perceptions of industrial waste to inform the formulation of more sustainable environmental management policies. This study aims to determine the level of public perception of medium-scale industrial waste in Tanjung Bintang District, South Lampung Regency. The variables used in this study were public perception, with data collection techniques including questionnaires, interviews, and documentation. This study used scoring and mean scores for data analysis. The results of this study indicate that the level of public perception of the existence of medium-scale industrial waste in Tanjung Bintang District, South Lampung Regency is in the medium category for cognitive and conative indicators, while the affective indicator is in the high category. The cognitive aspect shows high perception in 33%, moderate in 66%, and low in 1%. The affective aspect shows high perception in 51% and moderate in 49%. Meanwhile, the conative aspect showed high perceptions at 14% and moderate at 86%. Based on demographic data, female respondents showed higher perception levels than males. Traders tended to have moderate to high perceptions, and respondents with senior high school/vocational and college education also predominantly demonstrated moderate to high perceptions. These findings indicate that public perception is influenced not only by proximity to industry but also by respondents’ socio-demographic characteristics. Keywords: public perception, industrial waste, environment
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan 900 Sejarah dan Geografi > 910 Geografi dan perjalanan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Geografi IPS |
| Pengguna Deposit: | 2308539071 . Digilib |
| Date Deposited: | 23 Feb 2026 07:16 |
| Terakhir diubah: | 23 Feb 2026 07:16 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96891 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
