RINI , PUSPASARI (2026) MODEL PREDIKTOR KEJADIAN PENYAKIT TIDAK MENULAR (PTM) PADA PEGAWAI BALAI BESAR PELATIHAN KESEHATAN (BBPK) CILOTO KEMENTERIAN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (242Kb) | Preview |
|
|
File PDF
TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (5Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
TESIS FULL RINI TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (2234Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Salah satu penyakit yang terhitung kronis tanpa bisa ditularkan antar individu ialah penyakit tidak menular. Biasanya, penyakit jenis ini menjangkit dan memengaruhi dalam waktu yang tidak singkat dan bahkan sering tidak disadari sebelum benar-benar menjadi parah karena kerapkali menyatu dengan faktor lain seperti gen, lingkungan, fisik, serta perilaku. Jenis penyakit tidak menular ini menjadi salah satu penyebab kematian major di negara berkembang hingga menyentuh angka 82% dengan dominasi paling banyaknya ialah sakit jantung sebanyak lebih dari 19 juta kasus, disusul oleh kanker (10 juta kasus), penyakit pernapasan kronis (4 juta kasus), dan diabetes (>2 juta kasus). Sasaran utama studi ini ialah mengeksplorasi keterkaitan antara usia, jenis kelamin, gaya hidup, aktivitas fisik, dan olah raga dengan kejadian PTM pada pegawai BBPK Ciloto Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Cross sectional digunakan sebagai pendekatan studi yang dilaksanakan di Agustus – November tahun 2025 selama 4 (empat) bulan, di BBPK Ciloto Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Populasi dalam penelitian ini yaitu seluruh pegawai BBPK Ciloto Kementerian Kesehatan Republik Indonesia sebanyak 159 dan sampel 141 responden dan yang masuk kriteria ekslusi 18 responden. Analisa data yang digunakan yaitu analisa univariat, bivariat dan multivariat dengan analisis regresi logistik berganda. Temuan utama studi ialah terdapat hubungan yang kuat antar variabel independen yang disebutkan dengan kejadian PTM pada subjek dengan perincian usia subjek (p=0,049;OR=0,499), jenis kelamin (p=0,031;OR=0,455), gaya hidup (p=0,001), aktivitas fisik (p=0,000), dan olahraga (p=0,002). Disimpulkan bahwa faktor yang paling berpengaruh ialah aktivitas fisik (p=0,000; OR=2,456) dan olahraga (P=0,001; OR=1,800). Diharapkan bahwa aktivitas fisik dan olahraga teratur memberikan perlindungan terhadap penyakit kronis seperti hipertensi, hiperkolesterolemia, dan jantung koroner pada pegawai BBPK Ciloto Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. Kata kunci : ” usia, jenis kelamin, gaya hidup, aktivitas fisik, olahraga, PTM”
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S2-Magister Kesehatan Masyarakat |
| Pengguna Deposit: | 2602445788 Digilib |
| Date Deposited: | 25 Feb 2026 02:39 |
| Terakhir diubah: | 25 Feb 2026 02:39 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97028 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
