WANPRESTASI TERHADAP PURCHASE ORDER DALAM PERJANJIAN JUAL BELI (Studi Putusan Nomor 27/Pdt.G/2023/PN Jkt.Tim)

BELLA, DWIJAYANTI (2026) WANPRESTASI TERHADAP PURCHASE ORDER DALAM PERJANJIAN JUAL BELI (Studi Putusan Nomor 27/Pdt.G/2023/PN Jkt.Tim). FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (939Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI BELLA DWIJAYANTI.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2199Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2190Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Sengketa wanprestasi dalam Putusan Nomor 27/Pdt.G/2023/PN Jkt.Tim melibatkan Penggugat PT Trio Megah Sentosa selaku pembeli, serta Tergugat PT Nadi Mitra Sejahtera sebagai penjual. Dalam perkara ini terdapat permasalahan terkait dengan Purchase Order (PO) yang diajukan sebagai alat bukti kesepakatan jual beli. Fokus penelitian ini adalah untuk menganalisis kedudukan PO dalam perjanjian jual beli menurut Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata), serta menilai kesesuaian pertimbangan hukum Majelis Hakim dalam menentukan kekuatan mengikat PO dalam putusan tersebut. Penelitian ini menggunakan metode penelitian hukum normatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan meliputi pendekatan perundang undangan, pendekatan kasus, dan pendekatan konseptual. Data dikumpulkan melalui studi kepustakaan dan studi dokumen terhadap bahan hukum primer, sekunder, dan tersier. Pengolahan data dilakukan dengan cara pemeriksaan data, klasifikasi data, penyusunan/sistematisasi data. Analisis data menggunakan analisis kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa PO dapat dikualifikasikan sebagai perjanjian jual beli yang sah dan mengikat apabila memenuhi syarat sahnya perjanjian sebagaimana diatur dalam Pasal 1320 KUHPerdata, khususnya apabila telah terdapat penerimaan dan pelaksanaan prestasi oleh para pihak. Dalam putusan tersebut, Majelis Hakim menilai Tergugat telah melakukan wanprestasi karena tidak menyerahkan barang sesuai spesifikasi dan tidak mengembalikan uang muka, sehingga diwajibkan membayar ganti rugi kepada Penggugat. Dengan demikian, PO memiliki kekuatan hukum mengikat sebagai dasar perikatan dalam praktik bisnis, sepanjang memenuhi unsur-unsur perjanjian yang ditentukan dalam KUHPerdata. Kata Kunci: Purchase Order, Perjanjian Jual Beli, Wanprestasi

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 346 Hukum privat, hukum perdata
300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 348 Undang-undang, hukum, regulasi dan kasus
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum
Pengguna Deposit: 2602440092 DWIJAYANTI BELLA
Date Deposited: 26 Feb 2026 07:18
Terakhir diubah: 26 Feb 2026 07:18
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97065

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir