Penataan Perancangan Pusat Kuliner Etnis Tionghoa Indonesia Di Teluk Betung Selatan Dengan Pendekatan Arsitektur Kontekstual

Sayida, Asih (2026) Penataan Perancangan Pusat Kuliner Etnis Tionghoa Indonesia Di Teluk Betung Selatan Dengan Pendekatan Arsitektur Kontekstual. FAKULTAS TEKNIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK (REVISI).pdf

Download (71Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL (REVISI).pdf
Restricted to Hanya staf

Download (12Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN (REVISI).pdf

Download (7Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK Kawasan Teluk Betung Selatan adalah salah satu daerah tertua di Kota Bandar Lampung. Sejak tahun 1800-an, itu telah menjadi pusat perdagangan dan pemukiman multikultural. Identitas lokal semakin terancam oleh keberadaan komunitas etnis Tionghoa di Pecinan karena aktivitas ekonomi, budaya, dan arsitektur Pecinan yang didominasi oleh toko (ruko) dan bangunan bersejarah seperti Vihara Thay Hin Bio. Saat ini, membangun pusat kuliner menjadi sangat penting untuk mempertahankan budaya dan meningkatkan ekonomi lokal. Dengan menggunakan pendekatan arsitektur kontekstual, penelitian dan perancangan ini bertujuan untuk mendirikan Pusat Kuliner Etnis Tionghoa Indonesia di Teluk Betung Selatan. Mereka memiliki tujuan untuk mempertahankan karakteristik Pecinan dan menggabungkan elemen arsitektur lokal yang terkait. Kuantitatif deskriptif digunakan dengan wawancara, observasi lapangan, dan penelitian literatur dan preseden. Metode kontekstual digunakan dengan mempertimbangkan bentuk, skala, material, warna, dan pola tata massa yang sesuai dengan tipologi ruko linear sebagai identitas area. Hasil perancangan menghasilkan konsep ruang makan yang dapat digunakan untuk makan, bersosialisasi, belajar, dan berbudaya. Prinsip kontekstual diwujudkan melalui penggunaan bukaan lebar pada lantai dasar yang menyerupai ruko untuk aktivitas kuliner dan penguatan identitas visual dengan atap pelana, ornamen, dan warna Pecinan yang unik. Secara berkelanjutan, perancangan ini diharapkan akan menjadi ikon wilayah yang akan mempertahankan identitas budaya, meningkatkan daya tarik wisata kuliner, dan mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat Teluk Betung Selatan. Kata kunci: Pusat Kuliner, Etnis Tionghoa Indonesia, Arsitektur Kontekstual, Teluk Betung Selatan, Rumah Toko.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 700 Seni, seni rupa, kesenian > 720 Arsitektur
Program Studi: FAKULTAS TEKNIK (FT) > Prodi S1-Teknik Arsitektur
Pengguna Deposit: 2602723581 Digilib
Date Deposited: 26 Feb 2026 07:20
Terakhir diubah: 26 Feb 2026 07:20
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97066

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir