MUHAMMAD ALFI , MIFTAHUDDIN (2026) ANALISIS PEMIDANAAN TERHADAP ANAK YANG MELAKUKAN TINDAK PIDANA PENGEROYOKAN BERSAMA DENGAN PELAKU DEWASA (Studi Putusan Nomor: 12/Pid.Sus-Anak/2024/PN Gdt). FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (12Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (889Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (766Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Fenomena keterlibatan anak dalam tindak pidana bersama dengan pelaku dewasa menimbulkan persoalan penting dalam sistem peradilan pidana anak, terutama terkait pemenuhan hak anak, penentuan pertanggungjawaban pidana, serta penerapan pemidanaan yang sesuai dengan prinsip keadilan restoratif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis penerapan pemidanaan terhadap anak dalam Putusan Nomor 12/Pid.Sus-Anak/2024/PN Gdt serta mengkaji dasar pertimbangan hakim dalam menjatuhkan putusan. Penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan yuridis empiris melalui studi kepustakaan dan wawancara dengan hakim, jaksa, serta akademisi hukum pidana. Data dianalisis secara kualitatif untuk memperoleh gambaran menyeluruh antara teori dan praktik penegakan hukum. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemidanaan terhadap anak dalam perkara tersebut telah berpedoman pada Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2012 tentang Sistem Peradilan Pidana Anak. Meskipun tindak pidana dilakukan secara bersamasama dengan pelaku dewasa, hakim tetap membedakan tingkat pertanggungjawaban anak berdasarkan usia, kematangan psikologis, serta peran anak dalam terjadinya tindak pidana. Pertimbangan hakim meliputi: (1) aspek yuridis berupa pembuktian unsur Pasal 170 ayat (2) ke-1 KUHP serta pemenuhan alat bukti; (2) aspek filosofis yang menempatkan pemidanaan sebagai sarana pembinaan, rehabilitasi, dan pemulihan anak; serta (3) aspek sosiologis yang mempertimbangkan kondisi keluarga, lingkungan sosial, dan potensi perubahan perilaku anak. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemidanaan yang dijatuhkan telah mencerminkan prinsip perlindungan anak dan keadilan restoratif karena tidak hanya berorientasi pada hukuman, tetapi juga memperhatikan pembinaan dan reintegrasi sosial anak. Saran penelitian menekankan pentingnya penguatan implementasi restorative justice, peningkatan kualitas pendampingan bagi anak, agar keadilan substantif dan perlindungan anak dapat terwujud secara optimal. Kata kunci: Pemidanaan Anak, Tindak Pidana Bersama, Pertimbangan Hakim, SPPA.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2602108857 Digilib |
| Date Deposited: | 27 Feb 2026 06:40 |
| Terakhir diubah: | 27 Feb 2026 06:40 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97143 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
