DAMPAK KEGIATAN PERHUTANAN SOSIAL TERHADAP PENDAPATAN ANGGOTA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) DI KPH GEDONG WANI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PROVINSI LAMPUNG (Studi Kasus: KTH Rimbe Pasmah)

Seni, Rahayu (2026) DAMPAK KEGIATAN PERHUTANAN SOSIAL TERHADAP PENDAPATAN ANGGOTA KELOMPOK TANI HUTAN (KTH) DI KPH GEDONG WANI KABUPATEN LAMPUNG SELATAN PROVINSI LAMPUNG (Studi Kasus: KTH Rimbe Pasmah). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF (Anyone)
1. ABSTRAK.pdf

Download (361Kb) | Preview
[img] File PDF (Registered users only)
2. SKRIPSI FULL TANPA LAMPIRAN.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4040Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF (Anyone)
3. SKRIPSI TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (3770Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Perhutanan Sosial merupakan salah satu kebijakan strategis pemerintah Indonesia dalam pemerataan ekonomi masyarakat melalui pengelolaan hutan yang berkelanjutan dengan berbasis partisipasi masyarakat. Salah-satu bentuk dari Perhutanan Sosial yang sudah berjalan yaitu pada Kelompok Tani Hutan (KTH) Rimbe Pasmah di Desa Mulyosari, Kecamatan Tanjung Sari, Kabupaten Lampung Selatan. Penelitian ini bertujuan menganalisis, menghitung tingkat pendapatan dari pertanian Perhutanan Sosial dan juga menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi tingkat pendapatan pada KTH Rimbe Pasmah. Penelitian dilaksanakan pada bulan September–Oktober 2025 dengan pendekatan kuantitatif menggunakan metode observasi secara langsung. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan wawancara terstruktur terhadap anggota KTH yang dipilih menggunakan teknik random sampling dengan jumlah responden sebanyak 50 orang. Analisis data dilakukan menggunakan analisis deskriptif menggambarkan karakteristik responden dan tingkat pendapatan, serta analisis regresi linier berganda untuk mengidentifikasi faktor-faktor yang mempengaruhi pendapatan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendapatan anggota KTH Rimbe Pasmah dari kegiatan Perhutanan Sosial tergolong rendah apabila dibandingkan dengan Upah Minimum Kabupaten (UMK) Lampung Selatan. Faktor yang diuji terdiri dari usia, pendidikan, pekerjaan utama, luas lahan, dan jumlah jenis tanaman. Variabel luas lahan memiliki pengaruh nyata terhadap faktor pendapatan dengan nilai P value= 0,027 artinya adanya pengaruh terhadap pendapatan. Temuan ini menunjukkan bahwa optimalisasi pemanfaatan lahan, diversifikasi jenis tanaman bernilai ekonomi, serta penguatan kapasitas kelembagaan KTH menjadi faktor penting dalam meningkatkan pendapatan dan keberlanjutan kegiatan Perhutanan Sosial. Kata kunci: kelompok tani hutan, perhutanan sosial, pendapatan, regresi linear berganda, random sampling, kth rimbe pasmah

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika
600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Kehutanan
Pengguna Deposit: 2602920056 Digilib
Date Deposited: 10 Mar 2026 01:49
Terakhir diubah: 10 Mar 2026 01:50
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97545

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir