PERAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN DALAM PEMENUHAN HAK ANAK BAWAAN NARAPIDANA (Studi pada Lapas Perempuan Kelas IIA Way Huwi Bandar Lampung)

CACA , ANZELY (2026) PERAN LEMBAGA PEMASYARAKATAN PEREMPUAN DALAM PEMENUHAN HAK ANAK BAWAAN NARAPIDANA (Studi pada Lapas Perempuan Kelas IIA Way Huwi Bandar Lampung). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACK.pdf

Download (150Kb) | Preview
[img] File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1159Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1012Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Anak bawaan narapidana merupakan kelompok rentan yang memerlukan perlindungan khusus karena harus tinggal di lingkungan pemasyarakatan bersama ibu mereka yang berstatus narapidana. Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan mengizinkan anak tinggal bersama ibu hingga usia 3 tahun, namun implementasinya menghadapi berbagai tantangan seperti keterbatasan sarana dan prasarana, minimnya tenaga profesional, dan risiko prisonisasi. Permasalahan yang dikaji adalah bagaimana dan apa peran Lembaga Pemasyarakatan Perempuan Kelas IIA Way Huwi Bandar Lampung dalam pemenuhan hak anak bawaan narapidana dan faktor-faktor apa yang menghambatnya. Metode penelitian menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris dengan menggunakan sumber data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh melalui wawancara dengan Kepala Seksi Bimbingan Narapidana dan Anak Didik (Binadik, Bidan, dan Warga Binaan perempuan yang membawa anak pada Lapas Perempuan Kelas IIA Way Huwi Bandar Lampung,, Advokat LSM Perkumpulan Damar Lampung, serta Akademisi Bagian Pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung. Data sekunder diperoleh melalui studi kepustakaan terhadap peraturan perundang-undangan, buku, jurnal, dan dokumen terkait. Hasil penelitian menunjukkan bahwa peran normatif Lapas Perempuan Way Huwi sudah sesuai dengan ketentuan yaitu, Pasal 62 Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2022 tentang Pemasyarakatan, Pasal 14 Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2014 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak, Pasal 20 Peraturan Pemerintah Nomor 32 Tahun 1999, Pasal 11 Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2024 tentang Kesejahteraan Ibu dan AnakCACA ANZELY Pada Fase Seribu Hari Pertama. Secara faktual Lapas Perempuan telah melaksanakan berbagai upaya pemenuhan hak anak meliputi penyediaan tenaga medis, program posyandu, pemberian makanan tambahan, pemisahan ruangan, ruang bermain/ramah anak, ruang laktasi, dan kebijakan 24 jam bersama ibu. Secara ideal lapas harus memiliki fasilitas yang berstandar internasional seperti ruang bermain edukatif, ruang bersalin, unit disabilitas, dukungan tim interdisipliner seperti psikolog, ahli gizi, pendidik PAUD, program stimulasi tumbuh kembang terstruktur, serta sistem koordinasi lintas instansi yang efektif. Implementasinya masih menghadapi beberapa hambatan: (1) ketiadaan SOP teknis dan belum adanya assesmen untuk menilai tumbuh kembang anak; (2) kurangnya tenaga profesional seperti psikolog, pekerja sosial/petugas khusus anak, ahli gizi, dan tenaga pendidik; (3) sarana prasarana yang belum memadai, terutama ketiadaan fasilitas persalinan, ruang laktasi dan ruang ramah anak tanpa AC, dan ambulans rusak; (4) stigma masyarakat; serta (5) risiko prisonisasi yang mengancam perkembangan anak. Saran yang diberikan meliputi penyusunan SOP secara teknis, peningkatan alokasi anggaran, pengadaan sarana prasarana lengkap, perekrutan tenaga profesional, penguatan koordinasi antar instansi, serta pengembangan alternatif pemidanaan bagi narapidana perempuan dengan anak, serta sosialisasi terhadap narapidana perempuan mengenai hak-hak anak, program anti-stigma, dan program mengatasi dampak prisonisasi. Kata Kunci: Peran, Lembaga Pemasyarakatan Perempuan, Anak Bawaan Narapidana

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum
Pengguna Deposit: 2602031507 Digilib
Date Deposited: 11 Mar 2026 02:11
Terakhir diubah: 11 Mar 2026 02:11
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97594

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir