NURUL , HERAWATI (2026) ANALISIS DASAR PERTIMBANGAN HAKIM TERHADAP PERKARA KESUSILAAN YANG MEMANFAATKAN KERENTANAN DENGAN PENYESATAN MELAKUKAN PERSETUBUHAN (Studi Putusan Nomor: 57/Pid.B/2023/PN. Tjk). FAKULTAS HUKUM , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (218Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1679Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1381Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
perkara kesusilaan merupakan tindak pidana yang kompleks karena selain melanggar norma hukum, juga bertentangan dengan nilai moral dan etika masyarakat. Dalam praktik peradilan muncul bentuk kejahatan kesusilaan yang dilakukan dengan memanfaatkan kerentanan korban melalui penyesatan sebagai sarana persetubuhan, sebagaimana diatur dalam UU No. 12 Tahun 2022 tentang TPKS. Pada perkara No. 57/Pid.B/2023/PN.Tjk, korban adalah dewasa dengan keterbelakangan mental. Isu hukum yang timbul adalah apakah hakim telah menerapkan perlindungan korban secara proporsional, mengingat kondisi mental korban secara normatif dapat menjadi faktor yang memberatkan pelaku. Permasalahan pada penelitian ini adalah Analisis dasar pertimbangan Hakim terhadap perkara kesusilaan yang memanfaatkan kerentanan dengan penyesatan melakukan persetubuhan dan Dasar pertimbangan Hakim terhadap perkara kesusilaan yang memanfaatkan kerentanan dengan penyesatan melakukan persetubuhan sudah sesuai dengan tujuan pemidanaan. Metode penelitian yang digunakan dalam penelitian ini yaitu menggunakan pendekatan yuridis normatif dan empiris. Data yang digunakan adalah data primer dan data sekunder. Narasumber dalam penelitian ini ialah Hakim di Pengadilan Negeri Tanjung Karang, Jaksa Penuntut Umum di Kejaksaan Negeri Bandar Lampung, dan Dosen Bagian Hukum Pidana Fakultas Hukum Universitas Lampung. Data tersebut diolah melalui tahap seleksi data, klasifikasi data, dan sistematisasi data, Kemudian dianalisis secara kualitatif. Berdasarkan hasil penelitian dan pembahasan yaitu dasar pertimbangan hakim dalam Putusan No. 57/Pid.B/2023/PN.Tjk terkait perkara kesusilaan yang memanfaatkan kerentanan melalui penyesatan tidak hanya didasarkan pada aspek yuridis melalui penerapan KUHAP dan UU TPKS, tetapi juga mengacu pada Nurul Herawati aspek filosofis yang menekankan nilai keadilan, kemanfaatan, dan penghormatan martabat manusia. Selain itu, aspek sosiologis turut dipertimbangkan untuk memastikan pemidanaan memberikan efek jera serta mendorong pelaku kembali ke masyarakat secara bertanggung jawab. Penjatuhan pidana tersebut telah selaras dengan teori gabungan yang memadukan unsur pembalasan dan pembinaan, serta sesuai dengan arah tujuan pemidanaan dalam UU No. 1 Tahun 2023 KUHP yang berorientasi pada pencegahan, pembinaan, dan keadilan restoratif. Saran dalam penelitian ini adalah agar hakim lebih konsisten menerapkan aspek yuridis dengan menjadikan kondisi kerentanan korban, termasuk retardasi mental, sebagai faktor yang memberatkan, sehingga pemidanaan benar-benar memberikan perlindungan terhadap kelompok rentan. Dari aspek filosofis, pemidanaan perlu diarahkan pada keseimbangan antara keadilan dan kemanfaatan, tidak hanya menghukum, tetapi juga menumbuhkan kesadaran pelaku serta mengakui penderitaan korban sebagai bagian dari proses pemulihan. Adapun dari aspek sosiologis, diperlukan penguatan edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat untuk menghilangkan stigma terhadap korban serta meningkatkan kepedulian terhadap tindak pidana kesusilaan. Selain itu, penerapan tujuan pemidanaan sebagaimana Pasal 51 KUHP perlu terus diperkuat dalam praktik peradilan, khususnya pada perkara yang melibatkan korban dengan kondisi kerentanan. Kata Kunci: Pertimbangan Hakim, Tindak Pidana, Kesusilaan, Kerentanan.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 345 Hukum pidana |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2602073658 Digilib |
| Date Deposited: | 12 Mar 2026 07:17 |
| Terakhir diubah: | 12 Mar 2026 07:17 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97715 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
