PENGARUH DAN KARAKTERISASI FORMULASI BIOPESTISIDA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK PUPA MAGGOT BSF (Hermetia illucens) TERHADAP Phytopthora PADA TANAMAN TOMAT

Lyra , Carisca Tresya (2026) PENGARUH DAN KARAKTERISASI FORMULASI BIOPESTISIDA DENGAN PENAMBAHAN EKSTRAK PUPA MAGGOT BSF (Hermetia illucens) TERHADAP Phytopthora PADA TANAMAN TOMAT. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM , UNIVERSITAS LAMPUNG .

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (1MB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Phytophthora merupakan patogen penting yang menyebabkan kerusakan serius pada tanaman tomat dan menurunkan hasil panen secara signifikan. Penggunaan fungisida kimia secara berlebihan menimbulkan dampak negatif terhadap lingkungan dan mendorong resistensi patogen. Biopestisida berbasis mikroorganisme telah digunakan sebagai alternatif ramah lingkungan, namun efektivitasnya masih perlu ditingkatkan. Pupa maggot BSF (Hermetia illucens) diketahui mengandung senyawa bioaktif yang berpotensi sebagai agen antimikroba. Penelitian ini bertujuan untuk mengkarakterisasi formulasi biopestisida dengan penambahan ekstrak pupa maggot melalui uji senyawa bioaktif serta mengevaluasi efektivitasnya dalam formulasi biopestisida dan konsentrasi yang paling efektif dalam menghambat pertumbuhan Phytophthora secara in vitro dan in vivo. Perlakuan terdiri dari enam perlakuan dengan biopestisida 10% tanpa ekstrak dan konsentrasi ekstrak (2,5%, 5%, 7,5%, 10%, dan 12,5%) dalam biopestisida 10% pada masing-masing perlakuan. Uji in vitro dilakukan dengan mengukur diameter koloni jamur pada media PDA, sementara uji in vivo dilakukan pada tanaman tomat untuk mengamati kejadian dan keparahan penyakit. Data dianalisis menggunakan uji homogenitas dan dilanjutkan dengan uji ANOVA satu arah, jika terdapat perbedaan dilanjutkan dengan uji dengan uji BNJ dengan taraf kepercayaan 5%. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penambahan ekstrak pupa maggot BSF berpengaruh nyata terhadap penghambatan pertumbuhan Phytophthora. Konsentrasi 7,5% memberikan penghambatan diameter koloni dan penurunan keparahan penyakit paling optimal, sedangkan konsentrasi 12,5% paling baik dalam menekan kejadian penyakit. Dengan demikian, ekstrak pupa maggot BSF berpotensi dikembangkan sebagai bahan tambahan dalam formulasi biopestisida yang efektif dan ramah lingkungan untuk pengendalian Phytophthora pada tanaman tomat. Kata Kunci: Phytophthora spp., Pupa maggot (Hermetia illucens.), Biopestisida, In vitro, In vivo, Senyawa bioaktif.

Item Type: Other
Subjects: ?? 500 ??
?? 570 ??
Divisions: ?? biologi_terapan ??
Depositing User: 2602466277 Digilib
Date Deposited: 16 Mar 2026 01:52
Last Modified: 16 Mar 2026 01:52
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97778

Actions (login required)

View Item View Item