PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KARYA SENI TERAPAN CIPTAAN KREATOR CANVA DI INDONESIA

Aziz , Alqodri (2026) PERLINDUNGAN HUKUM TERHADAP KARYA SENI TERAPAN CIPTAAN KREATOR CANVA DI INDONESIA. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (207Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL (Tanpa Lampiran).pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2946Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2843Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Karya seni terapan merupakan salah satu objek ciptaan yang dilindungi dalam Pasal 40 ayat (1) Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta. Dalam praktiknya, penggunaan platform desain digital seperti Canva oleh pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) sering kali melibatkan pemanfaatan karya seni terapan berlisensi yang berpotensi melanggar hak cipta dan menimbulkan sengketa apabila digunakan tanpa izin. Berdasarkan uraian tersebut, permasalahan dalam penelitian ini meliputi bentuk perlindungan hukum terhadap karya seni terapan pada platform canva dan penyelesaian sengketa atas penggunaan karya seni terapan buatan creator canva yang digunakan sebagai identitas merek oleh pelaku UMKM. Jenis penelitian yang digunakan dalam penelitian ini adalah penelitian hukum normatif dengan tipe penelitian deskriptif. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan normatif. Metode pengumpulan data dilakukan melalui studi dokumen dan studi kepustakaan, sedangkan pengolahan data dilakukan melalui tahapan pemeriksaan data, rekonstruksi data, dan penyusunan data secara sistematis. Hasil penelitian dan pembahasan menunjukkan bahwa bentuk perlindungan hukum terhadap karya seni terapan pada platform Canva dilaksanakan melalui dua bentuk, yaitu perlindungan hukum secara preventif dan represif. Perlindungan tersebut diwujudkan melalui pengaturan dalam Undang-Undang Nomor 28 Tahun 2014 tentang Hak Cipta serta ketentuan internal Canva yang meliputi Terms of Use, Acceptable Use Policy, dan Content License. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa masih terdapat potensi pelanggaran Hak Cipta akibat rendahnya pemahaman pelaku UMKM terhadap batasan lisensi desain digital. Penyelesaian dapat ditempuh melalui jalur non-litigasi seperti mediasi dan arbitrase, maupun melalui litigasi berupa gugatan perdata dan penerapan sanksi sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Oleh karena itu, penguatan perlindungan hukum preventif melalui peningkatan edukasi hak cipta serta pengembangan sistem pendeteksi pelanggaran berbasis teknologi direkomendasikan guna meminimalisasi sengketa. Kata Kunci: Bentuk Perlindungan Hukum, Canva, Hak Cipta, Karya Seni Terapan.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum
300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum > 346 Hukum privat, hukum perdata
Program Studi: FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum
Pengguna Deposit: 2602785501 Digilib
Date Deposited: 16 Mar 2026 02:41
Terakhir diubah: 16 Mar 2026 02:41
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97787

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir