M. EVAN , FIRNANDA (2026) NILAI PIIL PESENGGIRI DILOM PROSESI TEBAK APPENG MASARAKAT MEGOU PAK TULANG BAWANG RIK IMPLIKASINI HAGUK PEMBELAJARAN BAHASA LAMPUNG. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (236Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1885Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1658Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Masalah yang terdapat pada penelitian ini membahas mengenai nilai Piil Pesenggiri yang terdapat dalam prosesi Tebak Appeng. Tujuan penelitian ini adalah mendeskripsikan nilai Piil Pesenggiri dalam prosesi Tebak Appeng. Hasil penelitian tersebut seradu sina direkomendasikan sebagai bahan ajar di SMP kelas IX. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif. Sumber data penelitian ini adalah prosesi adat Lampung, yaitu Tebak Appeng. Data dalam penelitian ini ialah data kualitatif yang diambil dari nilai Piil Pesenggiri diantaranya Bejuluk Beadek, Nemui Nyimah, Nengah Nyappur, dan Sakai Sambayan dalam prosesi Tebak Appeng Masarakat Megou Pak Tulang Bawang. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat nilai Piil Pesenggiri dalam Tebak Appeng yang berjumlah 52 data pada nilai Piil Pesenggiri dalam prosesi Tebak Appeng. Prosesi Tebak Appeng merupakan salah satu tahapan penting dilom rangkaian upacara adat masarakat Lampung Pepadun, yang sarat dengan nilai simbolis, etika, dan kearifan lokal. Prosesi ini berlangsung ketika rombongan tamu adat tiba di kediaman tuan rumah dan mendapati jalan masuk tertutup oleh kain Appeng. Penghalang ini bukan sekadar fisik, melainkan simbolis menggambarkan batas antara dua pihak yang belum saling memahami maksud dan tujuan masingmasing. Penelitian ini diimplikasikan ke dalam pembelajaran bahasa Lampung di SMP kelas IX fase D semester genap pada kompetensi inti (KI) 9.2: Menghargai dan menghayati sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, dan percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam sesuai ruang lingkup pergaulan dan keberadaannya, serta kompetensi dasar (KD) 9.2.5: Menunjukkan perilaku Piil Pesenggiri dalam berbahasa Lampung untuk memahami makna teks nyambuk temui. Pengimplikasian ini diwujudkan dalam bentuk rekomendasi bahan ajar berupa Modul Ajar. Kata kunci: Nilai Piil Pesenggiri, Prosesi Tebak Appeng, Implikasi Pembelajaran
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 400 Bahasa 400 Bahasa > 407 Pendidikan, riset dan topik terkait tentang Bahasa |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S2 Magister Pendidikan Bahasa dan Kebudayaan Lampung |
| Pengguna Deposit: | 2602673383 Digilib |
| Date Deposited: | 25 Mar 2026 06:50 |
| Terakhir diubah: | 25 Mar 2026 06:55 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/97839 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
