AMANDA PUTRA , FEBRIANSYAH (2026) PENERAPAN VICARIOUS LIABILITY DALAM TANGGUNG GUGAT ORANG TUA TERHADAP PERBUATAN MELAWAN HUKUM ANAK DI BAWAH UMUR (Studi Putusan Nomor 4/Pdt.G/2017/PN Kph Jo. Putusan Nomor 17/PDT/2018/PT Bgl). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (294Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1396Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1242Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Vicarious Liability adalah tanggung gugat pengganti atas perbuatan melawan hukum orang lain di bawah pengawasan, diatur dalam Pasal 1367 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (KUHPerdata). Konsep ini berlaku untuk tanggung gugat orang tua terhadap perbuatan anak di bawah umur, Permasalahan pokok yang dikaji adalah bagaimana penerapan Pasal 1367 KUHPerdata dalam menentukan tanggung gugat orang tua atas perbuatan melawan hukum anak di bawah umur dan bagaimana pertimbangan hukum majelis hakim dalam menetapkan tanggung gugat orang tua. Metode yang digunakan adalah hukum normatif. Jenis data yang digunakan yaitu data sekunder. Pendekatan yang digunakan adalah pendekatan pendekatan perundang-undangan, konseptual dan kasus. Metode pengumpulan data dalam skripsi ini dengan studi kepustakaan dan dokumen. Data-data yang diperoleh selanjutnya dianalisis secara kualitatif untuk mendapatkan hasil penulisan yang bersifat deskriptif. Hasil pembahasan menunjukkan bahwa penerapan Vicarious Liability dalam Putusan Nomor 4/Pdt.G/2017/PN Kph Jo. Putusan No.17/PDT/2018/PT Bgl didasarkan pada Pasal 1367 KUHPerdata, hakim menetapkan tanggung gugat terhadap orang tua pelaku dan pesantren, analisis menunjukkan bahwa pengawasan faktual sepenuhnya berada pada pesantren sehingga pembebanan tanggung gugat kepada orang tua dalam putusan pertama dan banding tidak tepat. Pertimbangan hukum hakim dinilai belum komprehensif karena tidak menyebutkan ayat yang digunakan sebagai dasar penerapan Pasal 1367 dan tidak mempertimbangkan ketentuan Pasal 1367 ayat (5). Pertimbangan hakim belum mencerminkan proporsionalitas, karena secara substansial tanggung gugat paling kuat seharusnya dibebankan kepada pesantren sebagai pihak yang memiliki kewajiban pengawasan langsung terhadap pelaku. Kata kunci: Anak di Bawah Umur, Perbuatan Melawan Hukum, Tanggung Gugat Orang Tua, Vicarious Liability. Vicarious liability is a substitute liability for the unlawful acts of others under supervision, regulated in Article 1367 of the Civil Code (KUHPerdata). This concept applies to parental liability for the acts of minors. The main issues studied are how Article 1367 of the KUHPerdata applies in determining parental liability for the unlawful acts of minors and the legal considerations of the panel of judges in Decision 17/2018/PTBGL in determining parental liability. The method used is normative legal research. The type of data used is secondary data. The approaches used are legislative, conceptual, and case approaches. The data collection techniques in this thesis are literature and document studies. The data obtained is then analyzed qualitatively to produce descriptive writing results. The results of the analysis indicate that the application of vicarious liability in Decision Number 4/Pdt.G/2017/PN Kph Jo. Decision Number 17/PDT/2018/PT Bgl is based on Article 1367 of the Indonesian Civil Code. The judges imposed liability on both the perpetrator’s parents and the Islamic boarding school. However, the analysis shows that factual supervision was fully exercised by the pesantren; therefore, imposing liability on the parents in both the first-instance and appellate decisions was inappropriate. The judges’ legal reasoning is considered insufficiently comprehensive, as it fails to specify the paragraph used as the basis for applying Article 1367 and does not take into account the provisions of Article 1367 paragraph (5). Furthermore, the judges’ considerations do not reflect the principle of proportionality, since, substantively, the strongest basis for liability should have been imposed on the pesantren as the party with direct supervisory obligations over the perpetrator. Keywords: Minors, Unlawful Acts, Parental Liability, Vicarious Liability.
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 000 Ilmu komputer, informasi dan pekerjaan umum > 001 Ilmu pengetahuan 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2602035840 Digilib |
| Date Deposited: | 06 Apr 2026 07:43 |
| Terakhir diubah: | 06 Apr 2026 07:44 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98012 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
