ISOLASI BAKTERI PENGHASIL SENYAWA BIOAKTIF ANTIBAKTERI DARI SEDIMEN MANGROVE WILAYAH PESAWARAN DAN UJI TERHADAP PATOGEN Staphylococcus aureus

Titis Okti, Ariandarini (2026) ISOLASI BAKTERI PENGHASIL SENYAWA BIOAKTIF ANTIBAKTERI DARI SEDIMEN MANGROVE WILAYAH PESAWARAN DAN UJI TERHADAP PATOGEN Staphylococcus aureus. FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text (ABSTRAK (ABSTRACT))
ABSTRAK (ABSTRACT).pdf

Download (147kB) | Preview
[img] Text (SKRIPSI FULL)
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (2MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text (SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN)
SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN.pdf

Download (2MB) | Preview

Abstract

Hutan mangrove sebagai hutan lahan basah sangat unik yang kaya akan unsur hara hasil sekresi tanaman mangrove sehingga menjadi habitat ideal banyak mikroorganisme yang berhasil beradaptasi dari lingkungan keras mangrove. Bakteri adalah salah satu mikroorganisme laut yang berpotensi menghasilkan senyawa bioaktif sebab dipengaruhi oleh kondisi unik dan keras dari laut. Senyawa bioaktif yang diperoleh dapat menjadi alternatif pencarian antibiotik baru untuk mengatasi resistensi bakteri patogen yang semakin tinggi. Penelitian ini bertujuan untuk mendapatkan isolat bakteri penghasil senyawa bioaktif antibakteri asal sedimen mangrove wilayah Lampung. Prosedur yang digunakan yaitu isolasi bakteri, kultivasi, ekstraksi senyawa bioaktif, uji antibakteri, analisis menggunakan FTIR dan LC-MS/MS, dan karakterisasi morfologi bakteri. Senyawa bioaktif yang diperoleh diuji aktivitas antibakterinya terhadap bakteri patogen resistensi Staphylococcus aureus. Sebanyak 31 isolat bakteri berhasil diisolasi dari sedimen mangrove. Berdasarkan hasil skrining aktivitas antibakteri, diperoleh 4 isolat menunjukan aktivitas antibakteri terhadap Staphylococcus aureus. Kandidat isolat selanjutnya dikultivasi pada media Nutrient Broth selama 5 hari dan diekstraksi menggunakan etil asetat (EtOAc), diperoleh ekstrak kasar isolat MP4-P7-B7 yang menunjukan aktivitas antibakteri paling besar. Hasil uji difusi agar pada fraksi hasil pemurnian didapatkan fraksi 477TF2NP menunjukan adanya hambatan terhadap pertumbuhan Staphylococcus aureus. Analisis KLT dan FTIR menunjukkan keberadaan gugus fungsi khas dari golongan senyawa diketopiperazin (DKP) dan alkaloid steroid. Analisis menggunakan LC-MS/MS mengidentifikasi 19 puncak kromatogram yang berkorelasi dengan 19 profil senyawa yang diprediksi berperan dalam aktivitas antibakteri. Isolat MP4-P7-B7 secara mikroskopis menunjukkan sifat atau karakteristik struktur bakteri yaitu Gram-negatif yang dikonfirmasi melalui hasil positif warna merah pada uji pewarnaan Gram dan berbentuk batang (basil).

Item Type: Other
Subjects: ?? 540 ??
Divisions: Fakultas MIPA > Prodi Kimia
Depositing User: 2602597262 Digilib
Date Deposited: 08 Apr 2026 03:50
Last Modified: 08 Apr 2026 03:50
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98063

Actions (login required)

View Item View Item