PEMANFAATAN SIG DALAM ANALISIS BANJIR PERKOTAAN DI KELURAHAN KALIBALAU KENCANA KECAMATAN KEDAMAIAN KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025

HANIFAH , KHAIRASARI (2026) PEMANFAATAN SIG DALAM ANALISIS BANJIR PERKOTAAN DI KELURAHAN KALIBALAU KENCANA KECAMATAN KEDAMAIAN KOTA BANDAR LAMPUNG TAHUN 2025. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
Text
ABSTRAK.pdf

Download (241kB) | Preview
[img] Text
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Repository staff only

Download (9MB) | Request a copy
[img]
Preview
Text
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (8MB) | Preview

Abstract

Banjir perkotaan merupakan permasalahan lingkungan yang dipengaruhi oleh meningkatnya intensitas curah hujan dan pesatnya perkembangan wilayah perkotaan. Kelurahan Kalibalau Kencana, Kecamatan Kedamaian, Kota Bandar Lampung, merupakan salah satu wilayah yang mengalami kejadian banjir berulang yang berdampak pada permukiman dan aktivitas masyarakat. Kondisi tersebut berkaitan dengan karakteristik fisik wilayah, alih fungsi lahan, serta pemanfaatan sempadan sungai yang tidak sesuai dengan peruntukannya. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis sebaran kejadian banjir periode 2020-2025, keterkaitannya dengan zona bahaya banjir, serta faktor-faktor penyebab terjadinya banjir. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan deskriptif kuantitatif dengan analisis spasial berbasis Sistem Informasi Geografis (SIG). Data yang digunakan meliputi data kejadian banjir, curah hujan, kemiringan lereng, ketinggian tempat, tutupan lahan, jenis tanah, jarak terhadap sungai, kondisi drainase, dan sempadan sungai. Analisis dilakukan melalui teknik overlay, skoring, dan pembobotan untuk menghasilkan zona bahaya banjir. Setiap parameter diklasifikasikan ke dalam beberapa kelas tingkat kerawanan sebelum dilakukan proses skoring dan pembobotan untuk memperoleh peta zona bahaya banjir. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kejadian banjir terkonsentrasi pada wilayah dataran rendah, kawasan permukiman padat, serta area yang berada di sekitar sungai. Sebagian besar kejadian banjir berada pada zona bahaya banjir sedang hingga tinggi. Faktor dominan penyebab banjir meliputi curah hujan yang tinggi, penyempitan sempadan sungai, perubahan tata guna lahan, serta sistem drainase yang tidak memadai. Pemanfaatan SIG terbukti efektif dalam mendukung analisis sebaran dan tingkat bahaya banjir perkotaan. Kata kunci: banjir, perkotaan, sebaran, bahaya, sistem informasi geografis.

Item Type: Other
Subjects: ?? 370 ??
Divisions: FKIP > Prodi Pendidikan Geografi IPS
Depositing User: 2602479169 Digilib
Date Deposited: 13 Apr 2026 01:18
Last Modified: 13 Apr 2026 01:18
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98148

Actions (login required)

View Item View Item