ALFIANI, NUR INDAH SARI (2026) FAKTOR PENYEBAB TURUNNYA PARTISIPASI PEMILIH DALAM PEMUNGUTAN SUARA ULANG PILKADA KABUPATEN PESAWARAN 2024 (Studi Pada Desa Sukajaya Lempasing Kecamatan Teluk Pandan). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK-ABSTRACT.pdf Download (31Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (4Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (3210Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Menurunnya tingkat partisipasi masyarakat menjadi permasalahan penting dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang pada Pilkada Kabupaten Pesawaran 2024. Di Desa Sukajaya Lempasing, tingkat partisipasi pemilih menurun dari 59,32% saat Pilkada menjadi 52,42% saat Pemungutan Suara Ulang. Kondisi ini menunjukkan persoalan dalam keterlibatan masyarakat pada pemilihan ulang. Penelitian ini bertujuan mengetahui faktor-faktor penyebab menurunnya partisipasi pemilih dalam pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang pada Pilkada Kabupaten Pesawaran 2024 di Desa Sukajaya Lempasing, Kecamatan Teluk Pandan. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif dengan teknik pengumpulan data berupa wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis penelitian didasarkan pada teori bentuk partisipasi politik menurut Newton dan Deth (2017) yang membedakan partisipasi politik ke dalam dimensi konvensional dan non konvensional. Hasil penelitian menunjukkan bahwa partisipasi politik masyarakat dalam PSU turun akibat dominannya faktor non konvensional dibandingkan faktor konvensional. Pada dimensi konvensional, penggunaan hak pilih masih dilakukan oleh sebagian masyarakat sebagai bentuk keterlibatan politik, namun tingkat kesadaran dan keterlibatan aktif belum merata. Sementara itu, pada dimensi non konvensional ditemukan bahwa sikap apatis akibat kejenuhan politik, rendahnya keterlibatan dalam kegiatan politik, hambatan administratif berupa jarak TPS dan pengurangan jumlah TPS, serta hambatan kelembagaan akibat minimnya sosialisasi dan belum optimalnya peran penyelenggara pemilu menjadi faktor utama yang secara signifikan memengaruhi penurunan partisipasi pemilih. Temuan ini menunjukkan bahwa rendahnya partisipasi tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu, tetapi juga oleh keterbatasan struktural dan kelembagaan yang belum mampu menciptakan ruang partisipasi yang inklusif dan merata. Kata Kunci: Partisipasi Pemilih, Pemungutan Suara Ulang, Pilkada
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Pemerintahan |
| Pengguna Deposit: | 2602668392 Digilib |
| Date Deposited: | 17 Apr 2026 01:31 |
| Terakhir diubah: | 17 Apr 2026 01:31 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98310 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
