M. Tegar, Ariayoja (2026) DINAMIKA HUBUNGAN AMERIKA SERIKAT (AS)-DENMARK PASCAKETERTARIKAN AS TERHADAP PEMBELIAN GREENLAND, 2019–2021. Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, Universitas Lampung.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (262Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3213Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
FILE SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN.pdf Download (3005Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika hubungan Amerika Serikat (AS)–Denmark pascaketertarikan AS terhadap pembelian Greenland pada periode 2019–2021. Ketertarikan tersebut memicu ketegangan diplomatik sekaligus menandai kembalinya Greenland sebagai wilayah strategis dalam geopolitik Arktik di tengah meningkatnya rivalitas kekuatan besar serta dampak perubahan iklim yang membuka jalur pelayaran dan potensi sumber daya alam baru. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan memanfaatkan data sekunder berupa literatur akademik, dokumen resmi, laporan kebijakan, dan sumber kredibel lainnya. Secara konseptual, penelitian ini mengintegrasikan konsep soft power untuk menjelaskan penggunaan instrumen non-militer oleh AS, seperti diplomasi ekonomi dan budaya, serta teori securitization untuk menganalisis konstruksi Greenland sebagai isu keamanan oleh AS dan respons counter-securitization dari Denmark dan pemerintah otonom Greenland. Hasil penelitian menunjukkan bahwa ketertarikan AS terhadap pembelian Greenland tidak hanya berdampak pada ketegangan diplomatik jangka pendek, tetapi juga mendorong perubahan pola hubungan bilateral AS–Denmark yang lebih kompleks, di mana isu kedaulatan, identitas nasional Greenland, dan kepentingan keamanan Arktik menjadi variabel utama. Denmark dihadapkan pada dilema antara mempertahankan kedaulatan wilayahnya dan menjaga hubungan strategis dengan AS sebagai sekutu NATO, sementara Greenland semakin menegaskan peran sebagai aktor semi-otonom dalam politik internasional. Penelitian ini menyimpulkan bahwa periode 2019–2021 merupakan fase penting yang menunjukkan pergeseran strategi AS dari pendekatan militer ke non-militer dalam persaingan geopolitik Arktik, sekaligus memperlihatkan bagaimana interaksi antara kepentingan keamanan, ekonomi, dan identitas membentuk dinamika hubungan AS–Denmark. Kata Kunci: Amerika Serikat, Denmark, Greenland, Hubungan, Arktik, Keamanan, Otonom
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) > 322 Hubungan negara dengan kelompok terorganisir dan anggotanya 300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) > 324 Proses politik |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Hubungan Internasional |
| Pengguna Deposit: | 2602814537 Digilib |
| Date Deposited: | 20 Apr 2026 07:36 |
| Terakhir diubah: | 20 Apr 2026 07:36 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98368 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
