RIANDHITA , LUTFIANA SAPUTRO (2026) REKRUTMEN PANITIA PENGAWAS KECAMATAN PADA PEMILIHAN UMUM TAHUN 2024 (Studi Pada Bawaslu Kota Bandar Lampung). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (164kB) | Preview |
|
|
Text
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Bawaslu merupakan lembaga yang memiliki tugas dan wewenang dalam melakukan pengawasan pada saat penyelenggaraan pemilu. Pada pemilu tahun 2024 terjadi pelanggaran kode etik yang dilakukan oleh Ketua Panwascam Kedaton yang menerima sejumlah uang dari salah satu calon legislatif yang berasal dari PDI Perjuangan. Pelanggaran tersebut dapat terjadi disebabkan oleh beberapa faktor, seperti tekanan politik, adanya kesempatan, lemahnya integritas, serta pola rekrutmen yang belum sesuai. Sehingga tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pola rekrutmen panwascam pada pemilu 2024 yang dilakukan oleh Bawaslu Kota Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan teori pola rekrutmen politik yang dikemukakan oleh Nazaruddin Syamsudin dalam Tangkilisan (2003:189). Metode penelitian ini ialah kualitatif dengan pendekatan deskriptif. Teknik pengumpulan data dengan wawancara dan dokumentasi. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa secara teknis pelaksanaan, rekrutmen panwascam yang dilaksanakan di Kota Bandar Lampung telah dilaksanakan secara terbuka. Berdasarkan kompetensi, Bawaslu Kota Bandar Lampung menggunakan 2 (dua) metode yaitu, CAT dan wawancara untuk menyeleksi kemampuan serta kompetensi kepemiluan peserta panwascam. Kedua metode seleksi tersebut dinilai mampu mengukur kemampuan teknis calon panwascam secara objektif. Berdasarkan syarat yang ditentukan dan peraturan yang berlaku, Bawaslu Kota Bandar Lampung berpedoman pada Keputusan Bawaslu Nomor 314/HK.01/K1/09/2022. Namun, beberapa anggota panwascam dominan terafiliasi oleh organisasi politik dan kemahasiswaan menimbulkan kecurigaan adanya dugaan praktik kekerabatan dalam proses seleksi panwascam. Asumsi tersebut diperkuat oleh dominasi kesamaan latar belakang organisasi yang dimiliki oleh komisioner Bawaslu Kota Bandar Lampung dan anggota panwascam, yaitu didominasi oleh HMI. Kesamaan organisasi antara ketua Bawaslu Kota Bandar Lampung dan ketua panwascam Kedaton yaitu Muhammadiyah memperkuat pula asumsi adanya praktik kekerabatan berdasarkan organisasi. Kata Kunci : Pola Rekrutmen, Panwascam
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 300 ?? ?? 320 ?? |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | 2602716981 Digilib |
| Date Deposited: | 23 Apr 2026 01:58 |
| Last Modified: | 23 Apr 2026 01:58 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98506 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
