PERENDAMAN BERKELOMPOK DENGAN FLUOXETINE DAN EFEKNYA PADA PEMELIHARAAN BENIH BAUNG (Hemibagrus nemurus)

WAHLUL , NASRULLOH (2025) PERENDAMAN BERKELOMPOK DENGAN FLUOXETINE DAN EFEKNYA PADA PEMELIHARAAN BENIH BAUNG (Hemibagrus nemurus). FAKULTAS PERTANIAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (249Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1528Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1491Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Baung (Hemibagrus nemurus) merupakan ikan air tawar asli Indonesia yang digemari oleh konsumen di Sumatera dan Kalimantan. Kanibalisme benih merupakan kendala pada pembenihan baung. Salah satu cara untuk mengatasi kanibalisme benih baung dengan perendaman fluoxetine pada konsentrasi yang tepat. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi konsentrasi fluoxetine dan pengaruhnya pada intensitas kanibalisme, pertumbuhan dan tingkat kelangsungan benih baung. Rancangan dalam penelitian ini menggunakan empat perlakuan konsentrasi perendaman benih baung secara berkelompok. Perlakuan tersebut diantaranya: hormon estradiol-17β 1 ppm (P1), fluoxetine 0μg/l (P2), fluoxetine 50μg/l (P3) dan fluoxetine 100μg/l (P4). Hasil penelitian menunjukkan perlakuan terbaik terdapat pada perendaman fluoxetine 100μg/l yang memberikan kanibalisme sebesar 8,67±2,52%, pertumbuhan berat mutlak sebesar 1,27±0,07 g, pertumbuhan panjang mutlak sebesar 2,48±0,03 cm, dan tingkat kelangsungan hidup sebesar 91,33±2,52%. Aplikasi fluoxetine dengan dosis 0, 50, 100 μg/l memberikan pengaruh yang efektif terhadap pertumbuhan, tingkat kanibalisme, dan tingkat kelangsungan hidup benih baung serta kualitas air masih dalam kisaran optimal. Kata kunci: Fluoxetine, Hemibagrus nemurus, Kanibalisme Asian redtail catfish (Hemibagrus nemurus) is a freshwater fish native to Indonesia that is popular among consumers in Sumatra and Kalimantan islands. Cannibalism is one major constraint during nursery phase of Asian redtail catfish. Immersion of Asian redtail catfish juvenile with fluoxetine with various concentrations is one solution to reduce canibbalism. This study aimed to evaluate the concentration of fluoxetine and its effect on cannibalism, growth, and survival rate of Asian redtail catfish juvenile. Experimental design of this study used four treatments of group treatments of concentrations with triplicate. Treatments included: 1 ppm estradiol-17β hormone (P1), 0 μg/l fluoxetine (P2), 50 μg/l fluoxetine (P3), and 100 μg/l fluoxetine (P4). Results showed that 100 μg/l fluoxetine immersion supported low cannibalism of 8.67 ± 2.52%, absolute weight growth of 1.27 ± 0.07 g, absolute length growth of 2.48 ± 0.03 cm, and survival rate of 91.33 ± 2.52%. In general application of fluoxetine at various doses of 0, 50, and 100 μg/l were effective on growth, cannibalism rate and survival rate of catfish fry, and water quality remained within the optimal range. Keywords: Cannibalism, Fluoxetine, Hemibagrus nemurus

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 600 Teknologi (ilmu terapan)
600 Teknologi (ilmu terapan) > 630 Pertanian dan teknologi yang berkaitan
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S1 Budidaya Perairan
Pengguna Deposit: 2602472392 Digilib
Date Deposited: 28 Apr 2026 06:09
Terakhir diubah: 28 Apr 2026 06:09
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98746

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir