PARTISIPASI PUBLIK DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH BERBASIS DIGITAL: EVALUASI TERHADAP PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI TATA RUANG (SIMTARU) PROVINSI LAMPUNG

Nadya , Fatrah Balqis (2026) PARTISIPASI PUBLIK DALAM PERENCANAAN PEMBANGUNAN DAERAH BERBASIS DIGITAL: EVALUASI TERHADAP PEMANFAATAN SISTEM INFORMASI TATA RUANG (SIMTARU) PROVINSI LAMPUNG. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (259Kb) | Preview
[img] File PDF
TESIS FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (2576Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
TESIS TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (2569Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Perencanaan pembangunan daerah yang efektif menuntut keterlibatan aktif masyarakat agar kebijakan yang dihasilkan bersifat inklusif, responsif, dan berkelanjutan. Seiring perkembangan teknologi informasi, pemerintah daerah dituntut untuk menyediakan sistem perencanaan berbasis digital yang mampu mendorong transparansi dan partisipasi publik. Provinsi Lampung telah mengembangkan Sistem Informasi Tata Ruang (SIMTARU) sebagai bagian dari implementasi e-government dalam bidang penataan ruang. Namun, pemanfaatan SIMTARU oleh masyarakat masih tergolong rendah dan belum optimal dalam meningkatkan partisipasi publik. Penelitian ini bertujuan untuk mengevaluasi sejauh mana SIMTARU berkontribusi dalam meningkatkan keterlibatan masyarakat dalam perencanaan pembangunan daerah, mengidentifikasi faktor- faktor yang memengaruhi partisipasi masyarakat, serta merumuskan strategi pengembangan SIMTARU yang lebih efektif dan inklusif. Penelitian ini menggunakan pendekatan mixed method dengan analisis deskriptif kuantitatif dan kualitatif. Metode analisis yang digunakan meliputi Structural Equation Modeling– Partial Least Squares (SEM-PLS) untuk menguji hubungan antarvariabel, serta analisis SWOT dan QSPM untuk merumuskan strategi prioritas pengembangan sistem. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kualitas sistem, kualitas informasi, dan dukungan kelembagaan berpengaruh signifikan terhadap pemanfaatan SIMTARU dan partisipasi publik. Namun, keterbatasan sosialisasi, literasi digital, serta koordinasi kelembagaan menjadi faktor penghambat utama. Strategi prioritas yang direkomendasikan adalah penguatan pembiayaan berkelanjutan, peningkatan kapasitas sumber daya manusia, serta kolaborasi dengan perguruan tinggi dan komunitas digital. Penelitian ini diharapkan dapat menjadi rujukan bagi pengembangan sistem informasi tata ruang yang partisipatif dan berkelanjutan di tingkat daerah. Kata Kunci: partisipasi publik, perencanaan pembangunan daerah, sistem informasi tata ruang, SIMTARU, e-government abstract Effective regional development planning requires active public participation to ensure that policies are inclusive, responsive, and sustainable. Along with the advancement of information technology, local governments are encouraged to implement digital-based planning systems that enhance transparency and public engagement. The-government of Lampung Province has developed the Spatial Planning Information System (SIMTARU) as part of e-government implementation in the field of spatial planning. However, the utilization of SIMTARU by the public remains relatively low and has not yet optimally enhanced public participation. This study aims to evaluate the extent to which SIMTARU contributes to increasing public participation in regional development planning, to identify factors influencing community involvement, and to formulate strategic recommendations for improving the effectiveness and inclusiveness of SIMTARU. This research employs a mixed-method approach, combining quantitative and qualitative descriptive analyses. The analytical methods used include Structural Equation Modeling–Partial Least Squares (SEM-PLS) to examine the relationships among variables, as well as SWOT and Quantitative Strategic Planning Matrix (QSPM) analyses to determine priority development strategies. The results indicate that system quality, information quality, and institutional support have a significant influence on SIMTARU utilization and public participation. Nevertheless, limited socialization, low digital literacy, and weak inter-institutional coordination remain key constraints. The priority strategies recommended include strengthening sustainable financing and technical support, enhancing the capacity of technical human resources, and fostering collaboration with universities and digital communities. This study is expected to contribute to the development of participatory and sustainable spatial information systems for regional development planning. Keywords: public participation, regional development planning, spatial planning information system, SIMTARU, e-government

Jenis Karya Akhir: Tesis (Masters)
Subyek: 300 Ilmu sosial
600 Teknologi (ilmu terapan)
Program Studi: FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Prodi S2 Magister Perencanaan Wilayah dan Kota
Pengguna Deposit: 2602558210 Digilib
Date Deposited: 30 Apr 2026 01:41
Terakhir diubah: 30 Apr 2026 01:41
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98800

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir