ROFI , ALWAN YAZID (2026) PERAN DEKLARASI DJUANDA DALAM MEMPERJUANGKAN KEDAULATAN LAUT NEGARA KESATUAN REPUBLIK INDONESIA TAHUN 1957-1982. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (233Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2084Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1929Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini membahas peran Deklarasi Djuanda dalam memperjuangkan kedaulatan laut Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI) pada periode 1957–1982. Latar belakang penelitian ini adalah kondisi pascakemerdekaan Indonesia yang masih mewarisi ketentuan hukum laut kolonial melalui Territoriale Zee en Maritieme Kringen Ordonnantie 1939, yang menetapkan batas laut teritorial sejauh tiga mil dari garis pantai setiap pulau sehingga perairan antar pulau dianggap sebagai laut bebas dan berpotensi mengancam keutuhan serta kedaulatan wilayah nasional. Tujuan penelitian ini adalah menganalisis peran Deklarasi Djuanda dalam memperjuangkan dan memperkuat kedaulatan laut Indonesia baik di tingkat nasional maupun internasional. Metode penelitian yang digunakan adalah metode historis yang dilakukan melalui beberapa tahapan, yaitu heuristik berupa pengumpulan sumber-sumber sejarah yang relevan seperti: naskah hasil keputusan UNCLOS III, draft UU dan buku serta jurnal yang membahas mengenai Deklarasi Djuanda; verifikasi untuk menguji keaslian dan kredibilitas sumber; interpretasi untuk menafsirkan fakta-fakta sejarah guna memahami makna dan keterkaitan peristiwa; serta historiografi sebagai tahap akhir dalam penulisan dan penyusunan hasil penelitian secara sistematis dan kronologis. Hasil dan pembahasan menunjukkan bahwa Deklarasi Djuanda berperan aktif sebagai instrumen kebijakan luar negeri Indonesia melalui penegasan konsep negara kepulauan menjasi dasar hukum laut nasional dan internasional serta diplomasi internasional dalam forum hukum laut. Deklarasi djuand juga berperan pasif melalui respons Indonesia terhadap dinamika dan perkembangan hukum laut internasional hingga memperoleh pengakuan dalam UNCLOS 1982. Kesimpulan penelitian ini menunjukkan bahwa Deklarasi Djuanda berperan secara aktif dan pasif dalam memperjuangkan kedaulatan laut NKRI tahun 1957-1982. Kata Kunci: Deklarasi Djuanda, Kedaulatan Laut, Kebijakan Luar Negeri, UNCLOS 1957–1982
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Sejarah IPS |
| Pengguna Deposit: | 2602743320 Digilib |
| Date Deposited: | 05 May 2026 01:52 |
| Terakhir diubah: | 05 May 2026 01:52 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/98994 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
