DEPRESI MAYOR TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KRISNA DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA

KHAERUL , FIKRI (2026) DEPRESI MAYOR TOKOH UTAMA DALAM NOVEL SEPORSI MIE AYAM SEBELUM MATI KARYA BRIAN KRISNA DAN IMPLIKASINYA DALAM PEMBELAJARAN BAHASA INDONESIA DI SMA. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (352Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1486Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1221Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan depresi mayor tokoh utama dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Krisna berdasarkan pendekatan psikologi sastra, teori psikoanalisis Sigmund Freud, dan kriteria major depressive episode, serta implikasinya terhadap pembelajaran Bahasa Indonesia Fase F. Penelitian ini menerapkan metode penelitian kualitatif dengan menggunakan pendekatan objektif sastra. Data dalam penelitian ini berupa kutipankutipan yang mengandung gejala-gejala depresi mayor. Sumber data dalam penelitian ini adalah novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Krisna. Hasil penelitian menunjukan bahwa tokoh utama dalam novel Seporsi Mie Ayam Sebelum Mati karya Brian Krisna mengalami depresi mayor, yang tercermin melalui gejala-gejala depresi mayor. Gejala depresi mayor yang dialami tokoh utama terdiri atas gejala perasaan suasana hati yang tertekan, minat atau kesenangan yang menurun drastis, agitasi atau keterbelakangan psikomotorik, kelelahan dan kehilangan energi, perasaan tidak berharga atau bersalah berlebihan, berkurangnya kemampuan berpikir, berkonsentrasi atau keragu-raguan, dan pikiran berulang tentang kematian. Dari keseluruhan isi novel ditemukan 101 data yang mencerminkan gejala depresi mayor. Hasil penelitian ini dapat diimplikasikan dalam pembelajaran bahasa Indonesia Kurikulum Merdeka pada Fase F kelas XI. Hasil penelitian ini relevan digunakan sebagai bahan ajar pada elemen membaca untuk capaian pembelajaran mengapresiasi berbagai tipe teks berwujud teks visual dan/atau audiovisual melalui kegiatan membaca mendalam. Data penelitian dimanfaatkan untuk melatih peserta didik mengidentifikasi kondisi psikologis tokoh serta membandingkannya dengan informasi nonfiksi, sehingga peserta didik mampu menilai representasi karya sastra dengan realitas sosial. Melalui pendekatan deep learning, kegiatan tersebut juga mendorong pemahan mengenai isu kesehatan mental melalui prinsip mindful, meaningful, dan joyful learning sehingga peserta didik tidak hanya memahami isi teks, tetapi juga mampu merefleksikan keterkaitannya dengan kehidupan nyata. Kata Kunci: depresi mayor, novel, pembelajaran Bahasa Indonesia

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan
400 Bahasa
Program Studi: FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia
Pengguna Deposit: 2602517062 Digilib
Date Deposited: 06 May 2026 06:58
Terakhir diubah: 06 May 2026 06:58
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99108

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir