Muhammad Zainul, Wahid (2026) Identifikasi dan uji bioaktivitas isolat jamur endofit pada tanaman cabai rawit (Capsicum frutescens L.) sebagai agen biokontrol Colletotrichum capsici dan pemacu pertumbuhan tanaman. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (1805Kb) | Preview |
|
|
File PDF
TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (4Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
TESIS FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (3202Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penyakit antraknosa yang disebabkan oleh Colletotrichum capsici merupakan salah satu faktor utama penurunan produksi cabai rawit (Capsicum frutescens L.). Pengendalian yang masih bergantung pada fungisida sintetis mendorong perlunya alternatif yang lebih ramah lingkungan, salah satunya melalui pemanfaatan jamur endofit sebagai agen biokontrol sekaligus pemacu pertumbuhan tanaman. Penelitian ini bertujuan untuk mengisolasi dan mengidentifikasi jamur endofit dari akar cabai rawit serta mengevaluasi aktivitas biokontrolnya terhadap C. capsici dan pengaruhnya terhadap pertumbuhan tanaman. Jamur endofit diisolasi dari akar cabai rawit dan diidentifikasi secara morfologi. Pengujian meliputi uji antagonisme in vitro menggunakan metode biakan ganda, uji produksi indole-3-acetic acid (IAA) menggunakan reagen Salkowski dan spektrofotometri, serta uji in vivo pada bibit cabai rawit. Data dianalisis menggunakan ANOVA atau uji Kruskal–Wallis, dilanjutkan dengan uji Tukey HSD pada taraf 5%. Hasil penelitian memperoleh lima isolat jamur endofit, yaitu A1, B3-1, B3-2, B3-3, dan C1. Isolat A1 diduga termasuk genus Penicillium, isolat B3 diduga Fusarium, dan isolat C1 diduga Aspergillus. Uji antagonisme menunjukkan isolat B3-2 memiliki persentase hambatan tertinggi terhadap C. capsici sebesar 29,37%. Seluruh isolat mampu menghasilkan IAA, dengan konsentrasi tertinggi pada isolat A1 sebesar 27,69 ppm. Pengujian in vivo menunjukkan bahwa isolat B3-2 mampu menekan keparahan penyakit antraknosa sekaligus meningkatkan pertumbuhan tanaman. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa isolat B3-2 berpotensi sebagai agen hayati multifungsi yang berperan dalam pengendalian penyakit dan pemacu pertumbuhan tanaman cabai rawit. Kata kunci: jamur endofit, Capsicum frutescens, Colletotrichum capsici, biokontrol, IAA.
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 570 Biologi |
| Program Studi: | FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM (FMIPA) > Prodi S2 Magister Ilmu Biologi |
| Pengguna Deposit: | 2602195034 Digilib |
| Date Deposited: | 07 May 2026 02:07 |
| Terakhir diubah: | 07 May 2026 02:07 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99185 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
