JEREMY, REYNOLD MANURUNG (2026) PERLINDUNGAN DATA DIGITAL PASIEN DALAM PELAYANAN KESEHATAN DI RUMAH SAKIT ADVENT BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (197Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (2617Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2428Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Transformasi digital dalam pelayanan kesehatan telah menggeser pengelolaan data pasien dari sistem manual menuju rekam medis elektronik, menimbulkan implikasi hukum terhadap perlindungan data digital pasien sebagai data bersifat sensitif. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaturan hukum data digital pasien, mengidentifikasi bentuk dan risiko pelanggarannya, serta menganalisis bentuk perlindungan hukum terhadap pelanggaran data digital pasien di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung. Penelitian menggunakan metode hukum normatif-empiris dengan pendekatan perundang-undangan, pendekatan konseptual, dan pendekatan empiris. Sumber data meliputi data primer yang diperoleh melalui wawancara mendalam dan observasi di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung, serta data sekunder dari bahan hukum primer (UU PDP, UU Kesehatan, Permenkes Rekam Medis), bahan hukum sekunder, dan bahan hukum tersier. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi kepustakaan, wawancara, observasi, dan dokumentasi. Data penelitian dianalisis secara kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pengaturan hukum data digital pasien secara normatif telah tersedia dalam Undang-Undang Perlindungan Data Pribadi, UndangUndang Kesehatan, dan Permenkes Rekam Medis, namun implementasinya masih bersifat fragmentaris. Bentuk pelanggaran seperti pencurian identitas medis, akses tidak sah oleh petugas, serta penyebaran data oleh pihak tidak berwenang, dengan faktor risiko pelanggaran bersifat multidimensi meliputi risiko teknis, human error, prosedural, dan eksternal. Perlindungan hukum di Rumah Sakit Advent Bandar Lampung telah dijalankan secara preventif melalui pembatasan akses dan sistem autentikasi, serta secara represif melalui mekanisme pengaduan Tim NPP dan investigasi internal, namun efektivitasnya masih terhambat oleh ketiadaan standar operasional prosedur khusus. Simpulan penelitian ini menegaskan bahwa diperlukan harmonisasi regulasi dan penguatan mekanisme pengawasan untuk memberikan kepastian hukum bagi perlindungan data digital pasien. Kata Kunci: Perlindungan Data Digital Pasien, Pelayanan Kesehatan Digital, Tanggung Jawab Hukum Rumah Sakit. .
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2605469504 Digilib |
| Date Deposited: | 12 May 2026 08:44 |
| Terakhir diubah: | 12 May 2026 08:44 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99486 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
