ANIA , NURJANAH (2026) KAJIAN KRIMINOLOGIS PENYEBAB TERJADINYA PENYALAHGUNAAN NARKOTIKA JENIS TEMBAKAU SINTETIS OLEH REMAJA (Studi Wilayah Kota Bandar Lampung). FAKULTAS HUKUM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAKK.pdf Download (1616Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL (1).pdf Restricted to Hanya staf Download (6Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN (1).pdf Download (6Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penyalahgunaan Narkotika jenis tembakau sintetis di kalangan remaja telah menjadi masalah dan fenomena yang mengkhawatirkan,meskipun memeiliki dampak hukum dan kesehatan yang sangat fatal namun tren penggunaan nya terus meningkat. Permasalahan dalam penelitian ini adalah mengenai faktor-faktor kriminologis yang menyebabkan remaja menyalahgunakan narkotika jenis tembakau sintetis serta upaya penanggulangan terhadap penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis oleh remaja. Metode penelitian yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan metode yuridis normatif dan empiris. Pendekatan normatif dilakukan dengan menganalisis peraturan perundang-undangan yang berkaitan dengan narkotika, khususnya Undang-Undang Nomor 35 Tahun 2009 tentang Narkotika. Pendekatan empiris dilakukan melalui wawancara dengan pihak kepolisian, BNN, pelaku kejahatan, serta akademisi. Data yang digunakan terdiri dari data primer dan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan studi lapangan, kemudian dianalisis secara deskriptif kualitatif. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penyalahgunaan narkotika jenis tembakau sintetis oleh remaja dipengaruhi oleh faktor internal dan faktor eksternal. Faktor internal meliputi rasa ingin tahu, keinginan mencoba, tekanan psikologis, serta lemahnya kontrol diri. Faktor eksternal meliputi pengaruh lingkungan pergaulan, peran teman sebaya, kurangnya perhatian dan pengawasan dari orang tua, serta kemudahan memperoleh tembakau sintetis. Dalam perspektif kriminologi, teori asosiasi diferensial dan teori kontrol sosial memiliki peran penting dalam menjelaskan terbentuknya perilaku menyimpang tersebut. Saran dalam penelitian ini adalah perlunya peningkatan pengawasan dan penegakan hukum terhadap peredaran narkotika, khususnya melalui media daring, penguatan kerja sama dengan berbagai pihak terkait, serta optimalisasi program rehabilitasi medis, sosial, dan psikologis secara berkelanjutan. Selain itu, perguruan tinggi diharapkan memperkuat kebijakan pencegahan melalui edukasi, pengawasan serta penyediaan layanan konseling yang memadai. Dukungan orang tua melalui komunikasi dan pengawasan yang efektif juga diperlukan, serta peningkatan kesadaran, ketahanan diri, dan kemampuan mahasiswa dalam menghadapi tekanan lingkungan sebagai langkah preventif terhadap penyalahgunaan narkotika. Kata Kunci: Kriminologi, Tembakau Sintetis, Remaja. The abuse of synthetic tobacco narcotics among college teenager has become a worrying problem and phenomenon, despite its fatal legal and health consequences, the trend of its use continues to increase. The problem in this teenager is regarding the criminological factors that cause college teenager to abuse synthetic tobacco narcotics and efforts to overcome the abuse of synthetic tobacco narcotics by collegete teenager. The research method used was a qualitative approach with normative and empirical juridical methods. The normative approach was conducted by analyzing laws and regulations related to narcotics, specifically Law Number 35 of 2009 concerning Narcotics. The empirical approach was conducted through interviews with the police, the National Narcotics Agency (BNN), criminals, and academics. The data used consisted of primary and secondary data obtained through literature review and field studies, then analyzed descriptively qualitatively. The results of the study indicate that the abuse of synthetic tobacco among university teenager is influenced by internal and external factors. Internal factors include curiosity, the desire to experiment, psychological pressure, and weak self- control. External factors include peer influence, the social environment, lack of parental attention and supervision, and the ease of obtaining synthetic tobacco. From a criminological perspective, differential association theory and social control theory play significant roles in explaining the formation of such deviant behavior. The study recommends strengthening supervision and law enforcement against narcotics distribution, particularly through online media, enhancing cooperation among relevant stakeholders, and optimizing sustainable medical, social, and psychological rehabilitation programs. In addition, universities are expected to reinforce preventive policies through education, supervision, and the provision of adequate counseling services. Parental support through effective communication and supervision is also necessary, along with efforts to enhance teenager. Keywords: Criminology, Synthetic Tobacco, Teenager
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 340 Ilmu hukum |
| Program Studi: | FAKULTAS HUKUM (FH) > Prodi S1-Ilmu Hukum |
| Pengguna Deposit: | 2605675535 Digilib |
| Date Deposited: | 19 May 2026 09:46 |
| Terakhir diubah: | 19 May 2026 09:46 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99575 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
