ARYO, PAMBUDI (2026) UPAYA KOSOVO DALAM MEMPERLUAS VISIBILITAS NEGARA MELALUI DIPLOMASI PUBLIK, 2010–2025. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (174Kb) | Preview |
|
|
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (3893Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (2980Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Kosovo merupakan negara yang hingga saat ini masih menghadapi keterbatasan pengakuan internasional sejak mendeklarasikan kemerdekaannya pada tahun 2008. Kondisi tersebut mendorong Kosovo untuk memanfaatkan diplomasi publik sebagai salah satu instrumen utama dalam membangun citra negara, memperkuat legitimasi, serta memperluas visibilitasnya di tingkat internasional. Penelitian ini bertujuan untuk menjelaskan bagaimana upaya Kosovo dalam memperluas visibilitas negara melalui diplomasi publik pada periode 2010– 2025. Penelitian ini menggunakan konsep diplomasi publik oleh Nicholas J. Cull yang terdiri dari lima elemen, yaitu listening, advocacy, cultural diplomacy, exchange diplomacy, dan international broadcasting. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan deskriptif-analisis. Data yang digunakan merupakan data sekunder yang diperoleh melalui studi kepustakaan dan dokumentasi dari jurnal ilmiah, dokumen resmi pemerintah Kosovo, laporan organisasi internasional, serta media daring yang relevan. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Kosovo secara aktif menggunakan diplomasi publik sebagai strategi untuk membangun persepsi positif dan meningkatkan eksistensinya di mata publik internasional. Dalam praktiknya, Kosovo menjalankan berbagai upaya yang mencerminkan lima elemen diplomasi publik, seperti pemanfaatan media sosial dan media internasional, promosi budaya dan olahraga, pelaksanaan program pertukaran pendidikan, serta partisipasi dalam forum internasional. Diplomasi publik Kosovo juga diarahkan untuk memperkuat identitas kenegaraan, memperluas dukungan internasional, dan mengurangi citra negatif sebagai negara pascakonflik. Penelitian ini menemukan bahwa meskipun diplomasi publik berhasil meningkatkan visibilitas dan legitimasi Kosovo di tingkat internasional, pengakuan formal terhadap Kosovo tetap sangat dipengaruhi oleh dinamika geopolitik dan kepentingan negara-negara besar. Kata kunci : Diplomasi Publik, Kosovo, Visibilitas Negara, Citra Negara
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Hubungan Internasional |
| Pengguna Deposit: | 2605679921 Digilib |
| Date Deposited: | 29 May 2026 02:15 |
| Terakhir diubah: | 29 May 2026 02:15 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99734 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
