SUCI, FREZENA (2026) ANALISIS KOMPETENSI APARAT PENGAWASAN INTERN PEMERINTAH (APIP) DALAM MENDUKUNG TATA KELOLA PEMERINTAHAN (Studi Kasus Pada Inspektorat Pesisir Barat). FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf Download (220kB) | Preview |
|
|
Text
2. SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Repository staff only Download (2MB) | Request a copy |
||
|
Text
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh hasil evaluasi Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKP) tahun 2024 yang menunjukkan bahwa kapabilitas Aparat Pengawasan Intern Pemerintah (APIP) pada Inspektorat Kabupaten Pesisir Barat masih berada pada Level 2 (Infrastructure) dengan skor 2,870 dan belum mencapai target Level 3 (Integrated). Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pelaksanaan fungsi pengawasan intern pemerintah belum sepenuhnya optimal, khususnya dalam mendukung tata kelola pemerintahan yang efektif, akuntabel, dan transparan. Oleh karena itu, peningkatan kompetensi APIP menjadi hal penting karena kompetensi auditor internal pemerintah merupakan salah satu faktor utama dalam mendukung peningkatan kapabilitas APIP. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kompetensi APIP dalam mendukung tata kelola pemerintahan di Inspektorat Kabupaten Pesisir Barat dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif melalui wawancara dan dokumentasi. Analisis dilakukan menggunakan Competency-Based Public Administration Theory (CBPAT) yang meliputi indikator knowledge, skills, attitudes, dan values serta dikaitkan dengan prinsip Good Governance menurut Dwiyanto. Hasil penelitian menunjukkan bahwa kompetensi APIP telah berjalan namun belum optimal, di mana auditor pada umumnya telah memiliki pengetahuan, keterampilan, sikap profesional, dan nilai integritas dalam pelaksanaan pengawasan, namun aspek keterampilan belum sepenuhnya optimal terutama dalam kedalaman analisis, konsistensi pelaksanaan audit, serta efektivitas komunikasi dalam mendorong tindak lanjut rekomendasi. Selain itu, keterbatasan jumlah auditor dan tingginya beban kerja turut mempengaruhi efektivitas pengawasan. Secara keseluruhan, kompetensi APIP telah berkontribusi dalam mendukung akuntabilitas, transparansi, serta efektivitas dan efisiensi penyelenggaraan pemerintahan, namun masih memerlukan penguatan agar dapat mencapai kompetensi yang lebih optimal dan terintegrasi. Kata kunci: Kompetensi APIP, Pengawasan Internal, Good Governance
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 300 ?? |
| Divisions: | Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan |
| Depositing User: | 2605656972 Digilib |
| Date Deposited: | 29 May 2026 07:34 |
| Last Modified: | 29 May 2026 07:34 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99760 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
