Muhamad, Zaki Renaldi (2026) PERAN SAVE THE CHILDREN DALAM MENANGANI KEKERASAN ANAK DI KONFLIK YAMAN 2015-2024. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
Skripsi_Abstrak_Muhamad Zaki Renaldi_1916071069_Peran Save the Children Dalam Menangani Kekerasan Anak Di Konflik Yaman 2015-2024.pdf Download (232Kb) | Preview |
|
|
File PDF
Skripsi_Full_Muhamad Zaki Renaldi_1916071069_Peran Save the Children Dalam Menangani Kekerasan Anak Di Konflik Yaman 2015-2024.pdf Restricted to Hanya pengguna terdaftar Download (3227Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
Skripsi_Tanpa Pembahasan_Muhamad Zaki Renaldi_1916071069_Peran Save the Children Dalam Menangani Kekerasan Anak Di Konflik Yaman 2015-2024.pdf Download (2596Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh kekerasan terhadap anak selama konflik Yaman pada tahun 2015-2024. Bentuk-bentuk kekerasan terhadap anak di Yaman mencakup 6 bentuk sebagaimana yang dikategorikan oleh PBB sebagai ‘six grave violations’. Save the Children sebagai salah satu INGO yang beroperasi di Yaman berupaya untuk menangani bentuk-bentuk kekerasan yang terjadi terhadap anak-anak Yaman ini. Penelitian ini menganalisis peran Save the Children dalam menangani kekerasan anak di konflik Yaman tahun 2015-2024. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan analisis deskriptif dengan menggunakan teknik studi dokumen dan analisis data sekunder untuk mendeskripsikan dan menganalisis peran Save the Children dalam menangani kekerasan anak di konflik Yaman tahun 2015-2024 dengan menggunakan konsep INGO menurut David Lewis yang memiliki tiga peran, yakni peran pelaksana, katalis, dan mitra. Hasil penelitian menunjukkan bahwa jika ditinjau melalui tiga peran INGO menurut David Lewis, dalam peran pelaksana Save the Children melaksanakan program bantuan pendidikan dan kesehatan, pada peran katalis dilaksanakan kampanye digital dan non digital, pada peran mitra Save the Children bekerjasama dengan pemerintah Yaman serta berbagai IGO dan INGO lainnya. Namun peran Save the Children belum maksimal dalam melaksanakan program penanganan permasalahan kekerasan anak yang tercakup dalam ‘six grave violations’ di konflik Yaman. Program-program Save the Children hanya mampu menangani 3 bentuk kekerasan anak, yakni permasalahan pembunuhan dan pencederaan anak, serangan ke fasilitas pendidikan dan kesehatan, serta kekerasan seksual terhadap anak dan belum menangani 3 permasalahan lainnya, yakni permasalahan perekrutan tentara anak, penangkapan dan penculikan anak, serta penolakan akses kemanusiaan. Kata Kunci: kekerasan anak, konflik, NGO, Save The Children, six grave violations, Yaman
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial 300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) > 322 Hubungan negara dengan kelompok terorganisir dan anggotanya 300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan) > 323 Hak-hak sipil dan politik |
| Program Studi: | FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Hubungan Internasional |
| Pengguna Deposit: | 2605440092 Digilib |
| Date Deposited: | 04 Jun 2026 01:20 |
| Terakhir diubah: | 04 Jun 2026 01:20 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99822 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
