0743022052, SUHARNANI (2012) PENGARUH MOTIVASI DAN KEMAMPUAN BERKOMUNIKASI SAINS DALAM PEMBELAJARAN KOOPERATIF TIPE GI (GROUP INVESTIGATION) TERHADAP HASIL BELAJAR FISIKA SISWA KELAS XI SMTI TANJUNG KARANG. Digital Library.
|
Text
05 BAB I.pdf Download (109kB) | Preview |
|
|
Text
06 BAB II.pdf Download (151kB) | Preview |
|
|
Text
07 BAB III (Autosaved).pdf Download (496kB) | Preview |
|
|
Text
09 BAB V.pdf Download (9kB) | Preview |
|
|
Text
08 BAB IV.pdf Restricted to Registered users only Download (407kB) |
||
|
Text
10 DAFTAR PUSTAKA.pdf Download (202kB) | Preview |
|
|
Text
cover.pdf Download (86kB) | Preview |
|
|
Text
cover2.pdf Download (111kB) | Preview |
|
|
Text
MENYETUJUI.pdf Download (5kB) | Preview |
|
|
Text
PENGESAHAN.pdf Download (3kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf Download (7kB) | Preview |
Abstract
Proses pembelajaran yang menggunakan metode kooperatif tipe GI (Group Investigation) dalam keterlaksanaan menjadi permasalahan tersendiri. Berdasarkan berbagai penelitian diketahui bahwa untuk mengetahui hasil belajar siswa terdapat beberapa pengaruh. Pengaruh itu dapat dilihat dari motivasi belajar siswa dan kemampuan berkomunikasi sains siswa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui : (1) Pengaruh motivasi belajar siswa dalam pembelajaran kooperatif Tipe GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar fisika siswa, (2) Pengaruh kemampuan berkomunikasi sains siswa dalam pembelajaran kooperatif Tipe GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar fisika siswa, (3) Pengaruh motivasi dan berkomukiasi sains siswa dalam pembelajaran kooperatif Tipe GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar fisika siswa. Penelitian ini dilakukan di SMTI (Sekolah Menengah Teknologi Industri) Tanjung Karang Bandar Lampung, menggunakan satu kelas ekperimen (kelas XC) dengan jumlah sampel 35 siswa. Pada proses pembelajaran menggunakan bahan ajar yaitu LKS berbasis GI (Group Investigation). Tahapan pembelajaran GI yaitu (1) Mengidentifikasi topik dan membagi siswa ke dalam kelompok, (2) Merencanakan tugas, (3) Membuat penyelidikan, (4) Mempersiapkan tugas akhir, (5) Mempresentasikan tugas akhir, dan (6) Evaluasi. Adapun desain penelitian ini menggunakan desain one shot case study. Hasil belajar diukur dari nilai hasil evaluasi posttest, sedangkan kemampuan berkomunikasi sains diukur dari pencapaian indikator penilaian kemampuan berkomunikasi sains yang meliputi. Data motivasi belajar dapat diperoleh dengan angket motivasi belajar siswa. Setelah semua data diperoleh lalu data diuji dengan SPPS 16.00 yaitu dengan uji deskripsi penelitian, korelasi, regresi normalitas, homogenitas dan linieritas. Dari hasil uji yang telah dilakukan menunjukkan bahwa: (1) Ada pengaruh motivasi belajar dengan menggunakan pembelajaran GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar sebesar 46,1%. (2) Ada pengaruh kemampuan berkomunikasi sains dengan menggunakan pembelajaran GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar sebesar 49,5%. (3) Ada pengaruh motivasi belajar dan kemampuan berkomunikasi sains dengan menggunakan pembelajaran GI (Group Investigation) terhadap hasil belajar sebesar 54,7%. Kata kunci : hasil belajar, motivasi belajar dan kemampuan berkomunikasi sains.
| Item Type: | Article |
|---|---|
| Subjects: | A General Works = Karya Karya Umum |
| Divisions: | FKIP > Prodi Pendidikan Fisika |
| Depositing User: | UPT . Siswanti |
| Date Deposited: | 08 Dec 2015 08:58 |
| Last Modified: | 08 Dec 2015 08:58 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/15373 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
