IMPLEMENTASI STRATEGI UPTD KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPH) BUKIT PUNGGUR DALAM PENGELOLAAN WISATA AIR TERJUN PUTRI MALU DI KABUPATEN WAY KANAN

ALYA, NAZLA HAFIDH ZALMA (2026) IMPLEMENTASI STRATEGI UPTD KESATUAN PENGELOLAAN HUTAN (KPH) BUKIT PUNGGUR DALAM PENGELOLAAN WISATA AIR TERJUN PUTRI MALU DI KABUPATEN WAY KANAN. FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
1. ABSTRAK - ABSTRACT.pdf

Download (268Kb) | Preview
[img] File PDF
3. SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (960Kb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
2. SKRIPSI FULL.pdf

Download (2889Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Ekowisata merupakan konsep dari kegiatan pariwisata dimana didalamnya terdapat unsur konservasi sumberdaya alam, pemberdayaan masyarakat, dan meningkatkan kesadaran akan lingkungan hidup. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis implementasi strategi UPTD Kesatuan Pengelolaan Hutan (KPH) Bukit Punggur dalam pengelolaan wisata Air Terjun Putri Malu di Kabupaten Way Kanan serta mengidentifikasi faktor penghambatnya. Penelitian dilatarbelakangi oleh penurunan jumlah kunjungan wisatawan dan keterbatasan sumber daya manusia dalam promosi dan pengembangan wisata. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan teknik wawancara, observasi, dan dokumentasi. Analisis dilakukan melalui reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan, dengan uji keabsahan menggunakan triangulasi sumber. Penelitian ini mengacu pada teori implementasi strategi dari Thomas L. Wheelen dan J. David Hunger (2020) yang meliputi aktor pelaksana, program, anggaran, prosedur, dan pengelolaan sumber daya manusia. Hasil penelitian menunjukkan bahwa implementasi strategi belum sepenuhnya optimal. Hambatan yang diidentifikasi meliputi keterbatasan sumber daya manusia, keterbatasan anggaran, aksesibilitas menuju lokasi wisata yang masih kurang memadai, serta minimnya inovasi pengembangan paket wisata. Saran yang dapat diberikan ialah pengelola wisata perlu dilakukan secara berkelanjutan melalui kegiatan pelatihan, pembinaan, dan pendampingan yang berfokus pada pengelolaan destinasi wisata, promosi digital, pelayanan wisata, serta pengembangan produk wisata, upaya pìengìembangan wisata disarankan pada pìenyìediaan sarana dasar yang masih tìerbatas, sìepìerti fasilitas sanitasi, pìenunjuk arah, tìempat pìembuangan sampah, sìerta rambu kìesìelamatan. mìelakukan kìerjasama dìengan pihak kìetiga sìepìerti Corporatìe Social Rìesponsibility (CSR) dan lìembaga tìerkait guna mìemìenuhi kìebutuhan wisata, pengembangan inovasi wisata perlu ditingkatkan melalui diversifikasi produk dan aktivitas wisata yang memanfaatkan potensi sumber daya alam, jasa lingkungan, dan potensi masyarakat setempat. Kata kunci: Program, Anggaran, Prosedur, Sumber Daya Manusia, Ekowisata.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 300 Ilmu sosial
300 Ilmu sosial > 320 Ilmu politik (politik dan pemerintahan)
Program Studi: FAKULTAS ILMU SOSIAL DAN ILMU POLITIK (FISIP) > Prodi S1-Ilmu Administrasi Negara
Pengguna Deposit: 2605711482 Digilib
Date Deposited: 11 Jun 2026 07:01
Terakhir diubah: 11 Jun 2026 07:01
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/100187

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir