SARAH , FADIA (2026) PEMANFAATAN RUMAH INFORMASI SEJARAH DOKTER SWONING SEBAGAI SUMBER BELAJAR IPS PADA SISWA KELAS VII SMP MUHAMMADIYAH 4 METRO TP. 2025/2026. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (15Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1691Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1583Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan pemanfaatan Rumah Informasi Sejarah Dokter Swoning sebagai sumber belajar IPS pada siswa kelas VII SMP Muhammadiyah 4 Metro. Rumah Informasi Sejarah Dokter Swoning merupakan salah satu cagar budaya di Kota Metro. Penelitian ini dilatarbelakangi oleh belum optimalnya pemanfaatan cagar budaya serta kurangnya integrasi sumber belajar kontekstual dalam proses pembelajaran. Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kasus, berfokus pada kelas VII C di SMP Muhammadiyah 4 Metro. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui wawancara dengan pengelola Rumah Informasi Sejarah Dokter Swoning, guru IPS, dan siswa; serta dokumentasi kegiatan pembelajaran. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan kesimpulan sesuai dengan analisis data Miles & Huberman. Hasil penelitian ini menunjukkan Rumah Informasi Sejarah Dokter Swoning memiliki potensi besar sebagai sumber belajar IPS yang ekonomis, praktis, mudah diperoleh, serta fleksibel untuk diintegrasikan ke dalam sub materi sejarah lokal. Pemanfaatan situs cagar budaya ini berhasil dioptimalkan melalui empat dimensi yang saling terintegrasi: (1) sebagai sumber belajar visual, (2) sebagai sumber sejarah lokal, (3) sebagai sumber belajar kontekstual, (4) sebagai sumber belajar berbasis observasi langsung dan proyek, dengan cara siswa mengunjungi langsung objek dengan metode field trip dan model Project-Based Learning (PjBL). Kegiatan seperti mengamati papan informasi sejarah juga adanya proyek dari guru mengubah paradigma belajar menjadi aktif melalui pembuatan produk infografis kronologis hasil data lapangan. Selain itu, menumbuhkan nilai dan kecakapan seperti cinta budaya daerahnya sendiri, berpikir kritis, kolaborasi, dan komunikasi. Dengan demikian, pembelajaran menjadi lebih bermakna dan mampu membentuk karakter serta identitas kultural siswa. Kata Kunci: Rumah Informasi Sejarah Dokter Swoning, Sumber Belajar, Pembelajaran IPS, Sejarah Lokal
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan 900 Sejarah dan Geografi 900 Sejarah dan Geografi > 907 Pendidikan, riset penelitian sejarah dan topik terkait |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Sejarah IPS |
| Pengguna Deposit: | 2605965205 Digilib |
| Date Deposited: | 02 Jul 2026 02:47 |
| Terakhir diubah: | 02 Jul 2026 02:47 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/101871 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
