Pengaruh Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Padi Hibrida Terhadap Pendapatan Petani

0824021022, Suaji Nugraha¹, Ali Ibrahim Hasyim², M. Irfan Affandi² (2012) Pengaruh Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) Padi Hibrida Terhadap Pendapatan Petani. Digital Library.

[img]
Preview
File PDF
0824021022-abstract.pdf

Download (161Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
0824021022-abstrak.pdf

Download (83Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK. Proyek Bantuan Langsung Benih Unggul (BLBU) merupakan salah satu program unggulan pemerintah guna meningkatkan pendapatan petani . Program yang diberikan kepada petani salah satunya adalah bantuan benih padi hibrida dan non hibrida. Sejalan dengan keinginan pemerintah, diharapkan dengan memanfaatkan benih padi hibrida petani memperoleh pendapatan yang lebih tinggi dibanding padi varietas lokal. Padi hibrida hadir di tengah-tengah petani merupakan varietas baru yang memberikan ekspektasi yang tinggi, Hal tersebut cukup memberi harapan kepada petani, akan tetapi padi hibrida mampu memberikan hasil mendekati potensinya apabila terpenuhi kebutuhan sarana produksinya. Hal tersebut akan berdampak terhadap perubahan perilaku bertani yang selama ini selalu mengusahakan padi varietas non hibrida. Apabila perilaku petani mengalami perubahan dan sarana produksi padi hibrida terpenuhi kemungkinan besar akan memberikan keuntungan yang tinggi dan sebaliknya. Penelitian ini bertujuan untuk: (1) mengetahui keuntungan usahatani padi hibrida dibanding non hibrida (2) menganalisis faktor-faktor yang mempengaruhi keuntungan usahatani padi hibrida .(3) mengetahui faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam usahatani padi hibrida. Penelitian dilakukan di Kecamatan Trimurjo Kabupaten Lampung Tengah dengan metode survey. Petani responden diambil secara acak sederhana (simple random sampling) sebanyak 68 orang dari 9 desa. Disamping penduduknya memiliki matapencaharian yang sama juga memiliki karakteristik yang hampir sama dalam usahatani padi sawah. Hasil penelitian menunjukkan bahwa usahatani padi hibrida lebih menguntungkan dengan R/C 2,30 dibanding padi non hibrida dengan R/C 1,65. Keuntungan budidaya padi hibrida dipengaruhi oleh; luas lahan dengan koefisien regresi 4038.058 dan produktivitas dengan koefisien regresi 651325.750 Faktor-faktor yang mempengaruhi keputusan petani dalam usahatani padi hibrida: pendapatan dengan peluang 1,00, pendidikan dengan peluang 1,283 , kehadiran PPL pemerintah dengan peluang 0,551dan kehadiran penyuluh swasta dengan peluang 1,550. 1. Magister Agribisnis Universitas Lampung 2. Dosen Pembimbing Magister Agribisnis Universitas Lampung

Jenis Karya Akhir: Artikel
Subyek:
Program Studi: Fakultas Pertanian dan Pascasarjana > Prodi Magister Ekonomi Pertanian
Pengguna Deposit: tik 11 . Digilib
Date Deposited: 14 Jan 2016 03:18
Terakhir diubah: 14 Jan 2016 03:18
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/17364

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir