STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI DAERAH OTONOMI BARU (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN MESUJI)

0826021053, RIPRIYANTO (2012) STRATEGI PENGEMBANGAN SUMBER DAYA MANUSIA DI DAERAH OTONOMI BARU (STUDI PADA PEMERINTAH KABUPATEN MESUJI). Digital Library.

[img]
Preview
File PDF
0826021053-abstract.pdf

Download (5Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
0826021053-abstrak.pdf

Download (6Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

ABSTRAK. Masalah penelitian ini adalah bagaimana strategi pengembangan sumber daya manusia pada Pemerintah Kabupaten Mesuji sebagai salah satu daerah otonomi baru. Penelitian ini merupakan penelitian deskriptif dengan pendekatan kualitatif. Data diperoleh melalui wawancara, dokumentasi dan observasi. Fokus dari penelitian ini adalah bagaimana Pemerintah Kabupaten Mesuji menyusun dan melaksanakan Strategi Pengembangan Sumber Daya Manusia dengan melakukan Rekruitmen, Pembinaan, dan Pengembangan SDM untuk mewujudkan Aparatur SDM yang profesional dan berkualitas. Hasil penelitian menunjukkan strategi yang telah diterapkan Pemerintah Kabupaten Mesuji di sisi rekrutmen SDM adalah dengan mengalihtugaskan SDM pegawai yang berkerja di daerah lain untuk bertugas di wilayah Kabupaten Mesuji dan mengadakan seleksi penerimaan CPNS. Proses rekrutmen ini telah diupayakan menghindarkan faktor kekerabatan, kekuasaan dan uang. Di sisi pembinaan SDM, strategi Pemerintah Kabupaten Mesuji adalah memenuhi berbagai bentuk kompensasi kepada pegawai, mulai dari gaji, tunjangantunjangan, hingga tunjangan khusus operasional pegawai, dan sarana mobilitas. Ke depan diupayakan untuk peningkatan kesejahteraan pegawai melalui pemberian berbagai tunjangan serta sarana dan pra sarana kerja yang lebih memadai. Sementara di sisi pembinaan disiplin telah dijalankan secara berjenjang dengan atasan memberikan contoh yang baik kepada bawahannya dan penegakkan disiplin pegawai harus lebih ditegakkan. Di sisi pengembangan pegawai, Strategi Pemerintah Kabupaten Mesuji adalah memberikan bantuan pendidikan formal melalui tugas belajar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi kepada pegawai. Sementara untuk promosi dan mobilisasi pegawai dijalankan sesuai dengan mekanisme yang berlaku dengan memperhatikan memperhatikan prestasi kerja, jenjang kepangkatan, latar belakang pendidikan, keahlian, masa kerja dan keterwakilan sumber daya manusia lokal agar tercipta pola pengembangan pegawai yang ideal.

Jenis Karya Akhir: Artikel
Subyek:
Program Studi: Fakultas ISIP > Prodi Ilmu Pemerintahan
Pengguna Deposit: tik 11 . Digilib
Date Deposited: 14 Jan 2016 03:19
Terakhir diubah: 14 Jan 2016 03:19
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/17371

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir