Alex Shander, FITRI SAWALENA (2014) PERSEPSI SISWA TERHADAP PEMBELAJARAN SENI TARI DI SMA NEGERI I WAY TENONG KELAS X TAHUN PELAJARAN 2011/2012. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text
COVER DALAM.pdf - Published Version Download (50kB) | Preview |
|
|
Text
ABSTRAK.pdf - Published Version Download (82kB) | Preview |
|
|
Text
HALAMAN PERSETUJUAN.pdf - Published Version Download (88kB) | Preview |
|
|
Text
HALAMAN PENGESAHAN.pdf - Published Version Download (81kB) | Preview |
|
|
Text
PERNYATAAN.pdf - Published Version Download (44kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR ISI.pdf - Published Version Download (45kB) | Preview |
|
|
Text
BAB I.pdf - Published Version Download (93kB) | Preview |
|
|
Text
BAB II.pdf - Published Version Download (849kB) | Preview |
|
|
Text
BAB III.pdf - Published Version Download (121kB) | Preview |
|
|
Text
BAB IV.pdf - Published Version Restricted to Registered users only Download (259kB) |
||
|
Text
BAB V.pdf - Published Version Download (43kB) | Preview |
|
|
Text
DAFTAR PUSTAKA.pdf - Published Version Download (54kB) | Preview |
|
|
Text
Lampiran-lampiran.pdf - Published Version Download (2MB) | Preview |
Abstract
Penelitian ini membahas persoalan persepsi siswa terhadap pelaksanaan pembelajaran seni tari kelas X SMA Negeri 1 Way tenong, Lampung Barat, tahun pelajaran 2012. Namun, penelitian inipun berupaya mendeskripsikan proses pelaksanaan pembelajaran dimaksud. Penelitian ini mengunakan penelitian deskriptif kualitatif. Data persepsi didapat melalui “wawancara kepada tujuh orang siswa”; sedangkan data proses pembelajaran diperoleh melalui proses pembelajaran oleh guru dan aktivitas belajar siswa. Hasil penelitian ini dapat dikemukakan sebagai berikut. Guru seni tari di SMA N 1 Way tenong telah menyusun rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP). RPP yang dibuat sudah memenuhi komponen yang seharusnya ada, namun, pada saat pembelajaran di kelas terkadang guru melupakan aspek motifasi dan pengaitan tujuan dengan pengetahuan yang relevan. Demikian juga dengan aspek evaluasi yang tidak dilakukan secara formal maupun nonformal, khusuanya pada aspek pemantauan. Menurut siswa yang menjadi narasumber penelitian ini, guru seni tari dimaksud memiliki kompetensi tari diajarkan, prosedur pembelajaran yang dirancang dan dilaksanakan guru di dalam kelas dianggap kurang menarik. Guru juga dianggap tidak atau kurang memantau kemajuan belajar siswa, penugasan dan evaluasi hasil belajar juga tidak dilaksanakan oleh guru. Guru hanya mengarahkan kepada siswa untuk berlatih dirumah. Tetapi, hasil-hasil latihan tersebut tidak pernah ditagih atau ditanyakan oleh guru. Kata Kunci: Persepsi, Pembelajaran Seni Tari
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | L Education > LB Theory and practice of education N Fine Arts > NX Arts in general |
| Divisions: | FKIP > Prodi Pendidikan Seni Drama, Tari dan Musik |
| Depositing User: | A.Md Cahya Anima Putra . |
| Date Deposited: | 06 Jun 2014 04:01 |
| Last Modified: | 06 Jun 2014 04:01 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/1885 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
