HUBUNGAN KETIDAKCUKUPAN SERAT TERHADAP KEJADIAN APENDISITIS DI BANDAR LAMPUNG

RANTI HUMAERA , 1218011112 (2016) HUBUNGAN KETIDAKCUKUPAN SERAT TERHADAP KEJADIAN APENDISITIS DI BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEDOKTERAN , UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRACT.pdf

Download (73Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (73Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
COVER DALAM.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
COVER LUAR.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR GAMBAR.pdf

Download (4Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR ISI.pdf

Download (17Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR TABEL.pdf

Download (5Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
LEMBAR PENGESAHAN.pdf

Download (239Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
LEMBAR PERNYATAAN.pdf

Download (259Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
RIWAYAT HIDUP.pdf

Download (5Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
PERSEMBAHAN.pdf

Download (182Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
SANWACANA.pdf

Download (84Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
LEMBAR PERSETUJUAN.pdf

Download (265Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB I.pdf

Download (87Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB II.pdf

Download (188Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
BAB III.pdf

Download (226Kb) | Preview
[img] File PDF
BAB IV.pdf
Restricted to Hanya pengguna terdaftar

Download (143Kb)
[img]
Preview
File PDF
BAB V.pdf

Download (82Kb) | Preview
[img]
Preview
File PDF
DAFTAR PUSTAKA.pdf

Download (142Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Apendisitis merupakan peradangan pada apendiks vermiformis.Apendisitis dikenal sebagai penyebab nyeri abdomen akut yang paling sering ditemukan dan memerlukan tindakan bedah mayor segera untuk mencegah komplikasi yang umumnya berbahaya. Kejadian apendisitis yang terjadi tidak lepas karena kebiasaan pola makan yang tidak cukup dalam mengkonsumsi serat. Hal ini dapat mengakibatkan timbulnya sumbatan fungsional apendiks dan dapat meningkatkan pertumbuhan kuman, sehingga terjadi peradangan pada apendiks. Jenis penelitian ini adalah penelitian analitik observasional dengan pendekatan cross sectional dengan jumlah sampel sebanyak 41 responden apendisitis dan 41 responden non apendisitis yang diambil dengan menggunakan teknik consecutive sampling. Penelitian ini dilakukan di Rumah Sakit Abdul Moeloek, Rumah Sakit Dinas Kesehatan Tentara Bandar lampung, Rumah Sakit Pertamina Bintang Amin dan Rumah Sakit Umum Daerah Dr. A. Dadi Tjokrodipo Data penelitian dianalisis melalui chi square dengan α= 0,05. Dari hasil penelitian didapatkan sebagain besar responden apendisitis tidak cukup serat (32%) dan pasien apendisitis yang cukup serat sebanyak (18%) sedangkan pada pasien non apendisitis didapatkan responden yang tidak cukup serat sebanyak (21%) dan responden yang cukup serat sebanyak (29%) dan dalam uji chi squre di dapatkan hasil 0,047 dimana dapat disimpulkan bahwa terdapat hubungan kecukupan serat terhadap kejadian apedisitis di Bandar Lampung. Kata kunci : apendisitis, ketidakcukupan serat ABSTRACT Appendicitis is an inflammation of appendix vermiformis. Appendicitis, known as the cause of the most frequently found acute abdominal pain, needs immediate major surgery in order to prevent generally dangerous complication.The case of occurred appendicitis cannot be separated to unhealthy habitual diet with insufficient amount of fibre that leads to an appendiceal functional blockage and increases the germ growth, in which results inflammation of the appendix. This research was an observational analytical research with cross sectional approach to 41 samples of appendicitis respondent and 41 non-appendicitis respondents taken by consecutive sampling technique. The research was conducted in Abdoel Moeloek Regional Public Hospital, Health Department of Army Bandar Lampung Hospital, Pertamina Bintang Amin Hospital, and Dr. A. Dadi Tjokrodipo Regional Public Hospital. The result of the research was analyzed by chi square with α= 0,05. It was shown from the result that most of appendicitis respondents were insufficient in fibre (32%) and 18% of the appendicitis respondent were sufficient in fibre. Furthermore, 21% of non-appendicitis respondent were found insufficient in fibre and 29% of the respondents were sufficient in fibre where the chi square test resulted 0.047. In conclusion, there was a correlation between fibre insufficiency to the case of appendicitis in Bandar Lampung. Key words: appendicitis, fibre insufficiency

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek:
Program Studi: Fakultas Kedokteran > Prodi Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 3653848 . Digilib
Date Deposited: 05 Feb 2016 03:12
Terakhir diubah: 05 Feb 2016 03:12
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/20879

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir