STUDI PENAMBAHAN ASAP CAIR PELEPAH KELAPA SAWIT SEBAGAI INHIBITOR KERAK KALSIUM KARBONAT (CaCO3) MENGGUNAKAN METODE UNSEEDED EXPERIMENT

Ayudina Rahmawati, 1517011034 (2019) STUDI PENAMBAHAN ASAP CAIR PELEPAH KELAPA SAWIT SEBAGAI INHIBITOR KERAK KALSIUM KARBONAT (CaCO3) MENGGUNAKAN METODE UNSEEDED EXPERIMENT. Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
ABSTRAK.pdf

Download (1405Kb) | Preview
[img] File PDF
SKRIPSI FULL.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (1680Kb)
[img]
Preview
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf

Download (1681Kb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Produksi kelapa sawit di Indonesia meningkat setiap tahunnya, sehingga disisi lain akan menyebabkan limbah yang sangat besar dan akan mencemari lingkungan jika limbah tidak dimanfaatkan secara maksimal. Salah satu jenis limbah kelapa sawit adalah pelepah kelapa sawit. Seiring dengan berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, limbah pelepah kelapa sawit dapat diolah menjadi produk yang tidak menimbulkan pencemaran lingkungan dan bernilai ekonomi lebih tinggi yaitu menjadi asap cair. Asap cair didapatkan dari hasil pirolisis pembakaran tidak langsung maupun langsung dari bahan-bahan yang banyak mengandung karbon serta senyawa-senyawa lain. Diketahui senyawa�senyawa tersebut dapat digunakan untuk menanggulangi permasalahan kerak. Terbentuknya kerak (scaling) merupakan masalah yang cukup serius dan sering timbul dalam dunia industri. Oleh karena itu, dalam penelitian ini digunakan asap cair pelepah kelapa sawit sebagai inhibitor kerak CaCO3 yang ramah lingkungan menggunakan suhu 90 oC. Larutan pertumbuhan CaCO3 yang digunakan yaitu 0,0250; 0,0375; 0,0500 dan 0,0625 M serta variasi inhibitor sebesar 5, 15, 25 dan 35 %. Nilai persen efektivitas tertinggi terjadi pada konsentrasi 0,0250 M dengan penambahan inhibitor sebesar 35 % yaitu sebesar 97,36 %. Berdasarkan hasil SEM dan XRD menunjukkan kerak CaCO3 tanpa inhibitor terdiri dari kristal fasa kalsit dan aragonit, sedangkan setelah penambahan inhibitor terdiri dari kristal fasa vaterit dan kalsit (yang rapuh). Analisis kuantitatif menggunakan PSA menunjukkan bahwa distribusi ukuran partikel kerak CaCO3 mengalami penurunan setelah ditambahkan inhibitor dapat dilihat dari rata-rata (mean) yaitu dari 10,00 menjadi 6,522 μm dan nilai tengah (median) yaitu dari 9,35 menjadi 6,071 μm. Berdasarkan pengamatan kualitiatif dan kuantitatif dapat disimpulkan bahwa asap cair pelepah kelapa sawit mampu menginhibisi kerak kalsium karbonat dengan persentase efektivitas inhibitor sebesar 97, 36 %. Kata kunci : Asap cair, inhibitor, CaCO3, kerak The growth of palm oil production in Indonesia always go up every year, but on the other hand it will cause a major waste which pollute the environment if it is not being used maximally. Along with the development of science and technology, oil palm fronds can be processed into products that do not cause an environmental pollution and have a higher economic value, which is liquid smoke. Liquid smoke was obtained from the pyrolysis of indirect and direct combustion from materials that contain a lot of carbon and other compounds. It is known that these compounds could be the solution to overcome the scaling problem. Scaling is a serious problem that often discovered in the industrial company. To overcome this problem, this study used oil palm frond liquid smoke as an environmentally friendly CaCO3 scale inhibitor using temperature of 90 oC. Then, the growth of CaCO3solution used was 0.0250; 0.0375; 0.0500 and 0.0625 M respectively and the variation of inhibitors were by 5, 15, 25 and 35%. The highest percent value of effectiveness occured at the concentration of 0.0250 M with the addition of inhibitor as much as 35% which equals to 97.36%. According to the results of Scanning Electron Microscopy (SEM) and X-Ray Diffraction (XRD), the CaCO3 scale without inhibitors consists of calcite and aragonite phase crystals, whereas after the addition of inhibitor consists of vaterite and calcite (fragile) phase crystals. Quantitative analysis using Particle Size Analyzer (PSA) showed that the CaCO3 crystal particle size distribution decreased after adding the inhibitor which could be seen from the mean started from 10.00 to 6.522 μm and the median value from 9.35 to 6,071 μm. Based on the quantitative and qualilative analysis, it can be concluded that the research was succeed with the inhibitory percentage of 97,36 %. Keywords : Liquid smoke, inhibitors, CaCO3, scale.

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 540 Kimia dan ilmu yang berhubungan
Program Studi: FAKULTAS MIPA > Prodi Kimia
Pengguna Deposit: UPT . Digilib2
Date Deposited: 29 Mar 2022 13:22
Terakhir diubah: 29 Mar 2022 13:22
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/56635

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir