Mutiara , Anggita (2024) PENGARUH EKSTRAK ETANOL BUAH LEUNCA (Solanum nigrum L.) TERHADAP JUMLAH, VIABILITAS, MOTILITAS, DAN MORFOLOGI SPERMATOZOA MENCIT (Mus musculus). FAKULTAS MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
Text (ABSTRAK Mutiara Anggita)
ABSTRAK - Mutiara Anggita.pdf Download (35kB) | Preview |
|
|
Text (FILE FULL Mutiara Anggita)
SKRIPSI FULL - Mutiara Anggita.pdf Restricted to Repository staff only Download (1MB) | Request a copy |
||
|
Text (FILE TANPA BAB PEMBAHASAN Mutiara Anggita)
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN - Mutiara Anggita.pdf Download (1MB) | Preview |
Abstract
Program Keluarga Berencana merupakan salah satu upaya yang masih dilakukan pemerintah untuk menekan angka kepadatan penduduk di Indonesia. Kurangnya partisipasi pria dalam program tersebut disebabkan oleh terbatasnya pilihan alat dan obat kontrasepsi pria, tanaman obat merupakan alternatif yang tepat karena efek samping yang ditimbulkannya tidak merugikan. Buah leunca (Solanum nigrum L.) berpotensi sebagai tanaman obat yang dapat menyebabkan infertilitas pada pria karena mengandung senyawa flavonoid, alkaloid steroid, saponin, dan tanin yang diketahui dapat menurunkan kualitas spermatozoa. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui pengaruh ekstrak buah leunca terhadap jumlah, viabilitas, motilitas, dan morfologi spermatozoa mencit. Penelitian ini merupakan penelitian eksperimental dengan menggunakan teknik Rancangan Acak Lengkap (RAL) dengan 4 kelompok perlakuan dan 5 ulangan. Pemberian perlakuan ekstrak etanol buah leunca pada mencit (Mus musculus) jantan terdiri dari K: kelompok yang tidak diberi perlakuan (kontrol), P1: mencit yang diberi ekstrak buah leunca dengan dosis 3 mg/30 gr BB, P2: mencit yang diberi ekstrak buah leunca dengan dosis 6 mg/30 gr BB, P3: mencit yang diberi ekstrak buah leunca dengan dosis 12 mg/30 gr BB. Parameter yang diamati dalam penelitian ini adalah jumlah, daya hidup, motilitas, dan abnormalitas spermatozoa mencit (Mus musculus). Data dianalisis keragamannya menggunakan Oneway ANOVA dan dilanjutkan dengan uji BNT pada taraf 5%. Hasil analisis menunjukkan bahwa pemberian ekstrak etanol buah leunca (Solanum nigrum L.) dapat menurunkan persentase jumlah, viabilitas, motilitas, dan morfologi spermatozoa mencit (Mus musculus). Senyawa solasodin, saponin, dan tanin menghambat produksi FSH dan LH sehingga mengganggu proses spermatogenesis yang berakibat pada penurunan kualitas spermatozoa. Kata Kunci: Spermatozoa, Viabilitas, Motilitas, Morfologi, Buah Leunca.
| Item Type: | Other |
|---|---|
| Subjects: | ?? 570 ?? |
| Divisions: | ?? biologi_terapan ?? |
| Depositing User: | UPT . Siswanti |
| Date Deposited: | 11 Feb 2025 08:46 |
| Last Modified: | 11 Feb 2025 08:46 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/83045 |
Actions (login required)
![]() |
View Item |
