Pengaruh Iyengar Yoga terhadap Keseimbangan pada Wanita Usia ≥65 Tahun dengan Pengukuran Berg Balance Scale

Jasmine, Putri Nabila (2026) Pengaruh Iyengar Yoga terhadap Keseimbangan pada Wanita Usia ≥65 Tahun dengan Pengukuran Berg Balance Scale. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.

[img]
Preview
File PDF
abstrak.pdf

Download (81Kb) | Preview
[img] File PDF
full tanpa lampiran.pdf
Restricted to Hanya staf

Download (4Mb) | Minta salinan
[img]
Preview
File PDF
full tanpa pembahasan.pdf

Download (4Mb) | Preview

Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)

Background: Aging in elderly women is associated with progressive changes in musculoskeletal and sensory system functions, leading to impaired balance and an increased risk of falls. Iyengar Yoga is a non-pharmacological exercise approach that emphasizes proper body alignment, postural control, and the use of props, which may help improve balance in the elderly. Objective: To determine the effect of Iyengar Yoga on balance in women aged ≥65 years. Methods: This study employed a pre-experimental one-group pretest–posttest design. A total of 20 women aged ≥65 years participated in an Iyengar Yoga intervention conducted over 4 weeks with a frequency of once per week. Balance was evaluated using the Berg Balance Scale (BBS) before the intervention and after the final session. Data were analyzed using the Wilcoxon signed-rank test. Results: The median BBS score increased from 48.5 (39–54) before the intervention to 51.0 (39–55) after the intervention. Statistical analysis showed a significant difference in balance scores before and after the intervention (Z = – 3.105; p = 0.002). Conclusion: Iyengar Yoga significantly improves balance in women aged ≥65 years and may be considered an effective complementary non-pharmacological intervention for reducing fall risk in the elderly. Keywords: Iyengar Yoga, Balance, Elderly women, Berg Balance Scale Latar Belakang: Proses penuaan pada wanita lanjut usia menyebabkan penurunan fungsi muskuloskeletal dan sistem sensorik yang berdampak pada keseimbangan tubuh serta meningkatkan risiko jatuh. Iyengar Yoga merupakan salah satu bentuk latihan non-farmakologis yang menekankan pada alignment tubuh, kontrol postur, dan penggunaan alat bantu, sehingga berpotensi meningkatkan keseimbangan pada lansia. Tujuan: Mengetahui pengaruh Iyengar Yoga terhadap keseimbangan pada wanita usia ≥65 tahun. Metode: Penelitian ini menggunakan desain pre-eksperimental dengan pendekatan one group pretest–posttest. Subjek penelitian berjumlah 20 wanita usia ≥65 tahun yang mengikuti intervensi Iyengar Yoga selama 4 minggu dengan frekuensi 1 kali per minggu. Keseimbangan diukur menggunakan Berg Balance Scale (BBS) sebelum intervensi dan setelah sesi terakhir. Analisis data dilakukan menggunakan uji Wilcoxon. Hasil: Median skor BBS meningkat dari 48,5 (39–54) sebelum intervensi menjadi 51,0 (39–55) setelah intervensi. Hasil uji Wilcoxon menunjukkan perbedaan yang bermakna secara statistik antara skor BBS sebelum dan sesudah intervensi (Z = –3,105; p = 0,002). Simpulan: Iyengar Yoga berpengaruh secara signifikan dalam meningkatkan keseimbangan pada wanita usia ≥65 tahun dan dapat dipertimbangkan sebagai terapi komplementer non-farmakologis dalam upaya pencegahan risiko jatuh pada lansia. Kata Kunci: Iyengar Yoga, Keseimbangan, Wanita Lansia, Berg Balance Scale

Jenis Karya Akhir: Skripsi
Subyek: 500 ilmu pengetahuan alam dan matematika > 507 Pendidikan, penelitian, topik terkait ilmu pengetahuan alam
Program Studi: FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter
Pengguna Deposit: 2507580841 Digilib
Date Deposited: 02 Feb 2026 06:12
Terakhir diubah: 02 Feb 2026 06:12
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95406

Actions (login required)

Lihat Karya Akhir Lihat Karya Akhir