SHALWA DESTI , ALFIANA (2026) PENGARUH MODEL PEMBELAJARAN CONTROVERSIAL ISSUE DALAM PEMBELAJARAN PENDIDIKAN PANCASILA TERHADAP KETERAMPILAN BERPIKIR KRITIS PESERTA DIDIK DI SMPN 5 BANDAR LAMPUNG. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (18Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1912Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1575Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Penelitian ini dilatarbelakangi oleh rendahnya keterampilan berpikir kritis peserta didik yang dipengaruhi oleh penggunaan model pembelajaran yang masih bersifat konvensional dan kurang mendorong keterlibatan aktif peserta didik. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh model pembelajaran controversial issue terhadap keterampilan berpikir kritis peserta didik dalam pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMPN 5 Bandar Lampung. Penelitian ini menggunakan pendekatan kuantitatif dengan metode kuasi eksperimen dan desain nonequivalent control group design. Subjek penelitian terdiri atas kelas eksperimen yang menerapkan model pembelajaran controversial issue dan kelas kontrol yang menggunakan model pembelajaran problem based learning. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui tes pre-test dan post-test untuk mengukur keterampilan berpikir kritis, observasi, serta dokumentasi. Analisis data dilakukan menggunakan statistik deskriptif dan inferensial dengan uji t-test serta perhitungan N-Gain Score untuk mengetahui peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Hasil penelitian menunjukkan bahwa model pembelajaran controversial issue berpengaruh signifikan terhadap peningkatan keterampilan berpikir kritis peserta didik. Nilai rata-rata post-test peserta didik pada kelas eksperimen lebih tinggi dibandingkan dengan kelas kontrol, dengan peningkatan yang ditunjukkan melalui uji N-Gain Score berada pada kategori cukup. Hasil observasi memperlihatkan bahwa peserta didik menjadi lebih aktif dalam berdiskusi, berani mengemukakan pendapat, mampu memberikan argumen logis, serta lebih menghargai perbedaan pandangan. Dengan demikian, model controversial issue terbukti efektif dalam mengembangkan keterampilan berpikir kritis peserta didik pada pembelajaran Pendidikan Pancasila di SMPN 5 Bandar Lampung. Kata Kunci: Model Pembelajaran, Controversial Issue, Berpikir Kritis
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan (PPKN) |
| Pengguna Deposit: | 2507743320 Digilib |
| Date Deposited: | 05 Feb 2026 04:06 |
| Terakhir diubah: | 05 Feb 2026 04:06 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95712 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
