MADE ADELIA , FEBRIANA (2026) PENGARUH PENGGUNAAN AI (ARTIFICIAL INTELLIGENCE) TERHADAP KEMAMPUAN BERPIKIR KRITIS MAHASISWA PENDIDIKAN GEOGRAFI UNIVERSITAS LAMPUNG. FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK.pdf Download (71Kb) | Preview |
|
|
File PDF
SKRIPSI FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (1615Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
SKRIPSI TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (1234Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Perkembangan Artificial Intelligence (AI) memberikan kemudahan dan efisiensi dalam pembelajaran mahasiswa. Hasil penelitian pendahuluan pada mahasiswa Pendidikan Geografi Universitas Lampung angkatan 2023 dan 2024 menunjukkan bahwa pemanfaatan AI mendukung kemandirian belajar, namun berpotensi menurunkan kemampuan berpikir kritis dalam mengolah informasi dan memecahkan permasalahan geografis. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis pengaruh penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis mahasiswa Program Studi Pendidikan Geografi Universitas Lampung. Metode penelitian yang digunakan adalah kuantitatif dengan pendekatan deskriptif analitik. Sampel penelitian berjumlah 61 mahasiswa yang dipilih menggunakan teknik cluster sampling. Data dikumpulkan melalui kuesioner dan dianalisis menggunakan uji regresi linier sederhana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa terdapat pengaruh negatif yang signifikan antara penggunaan AI terhadap kemampuan berpikir kritis, dengan nilai koefisien determinasi (R Square) sebesar 0,110 atau 11%. Hal ini berarti semakin tinggi intensitas penggunaan AI, maka kemampuan berpikir kritis mahasiswa cenderung menurun. Meskipun demikian, mayoritas responden masih menunjukkan kemampuan yang baik pada indikator analisis, eksplanasi, dan inferensi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa penggunaan AI perlu diimbangi dengan literasi digital dan kebiasaan verifikasi informasi untuk mempertahankan dan mengembangkan kemampuan berpikir kritis mahasiswa. Kata Kunci: Artificial Intelligence, Berpikir Kritis, Mahasiswa The development of Artificial Intelligence (AI) provides convenience and efficiency in student learning. Preliminary research on Geography Education students from the 2023 and 2024 intakes of the University of Lampung indicates that the use of AI supports independent learning, but has the potential to reduce critical thinking skills in processing information and solving geographic problems.This study aims to analyze the effect of AI use on the critical thinking skills of students in the Geography Education Study Program at the University of Lampung. The research method used was quantitative with a descriptive analytical approach. The study sample consisted of 61 students selected using a cluster sampling technique. Data were collected through questionnaires and analyzed using simple linear regression. The results showed a significant negative effect between AI use and critical thinking skills, with a coefficient of determination (R Square) of 0.110, or 11%. This means that the higher the intensity of AI use, the lower the students' critical thinking skills tended to be. However, the majority of respondents still demonstrated good skills in analysis, explanation, and inference. This study concludes that the use of AI needs to be balanced with digital literacy and a habit of verifying information to maintain and develop students' critical thinking skills. Keywords: Artificial Intelligence, Critical Thinking, Students
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 370 Pendidikan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN (FKIP) > Prodi S1 Pendidikan Geografi IPS |
| Pengguna Deposit: | 2507665020 Digilib |
| Date Deposited: | 09 Feb 2026 04:44 |
| Terakhir diubah: | 09 Feb 2026 04:44 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/95911 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
