ERSHAD, HARI INDRAJID (2026) STUDI KOMPARATIF HUBUNGAN FAKTOR LINGKUNGAN DAN METODE PENGENDALIAN TERHADAP KEBERADAAN JENTIK Aedes aegypti DI PELABUHAN BAKAUHENI DAN BANDARA RADIN INTEN II. Masters thesis, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
1. ABSTRAK.pdf Download (5Mb) | Preview |
|
|
File PDF
2. TESIS FULL.pdf Restricted to Hanya staf Download (5Mb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
3. TESIS FULL TANPA BAB PEMBAHASAN.pdf Download (5Mb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Pelabuhan dan bandara merupakan titik strategis dengan mobilitas tinggi sehingga berpotensi menjadi lokasi penting dalam penyebaran Demam Berdarah Dengue (DBD). Keberadaan jentik Aedes aegypti sebagai vektor utama DBD dipengaruhi oleh kondisi lingkungan dan efektivitas metode pengendalian vektor. Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis hubungan faktor lingkungan dan metode pengendalian vektor terhadap keberadaan jentik Aedes aegypti, serta membandingkannya antara Pelabuhan Bakauheni dan Bandara Radin Inten II. Penelitian ini menggunakan desain observasional analitik dengan pendekatan cross sectional. Seluruh lokasi pengamatan dijadikan sampel sebanyak 201bangunan. Data diperoleh melalui survei jentik, pengukuran suhu dan kelembapan, serta observasi penerapan metode pengendalian vektor. Analisis data meliputi analisis univariat, bivariat menggunakan uji chi square, multivariat dengan regresi logistik, dan analisis komparatif antar lokasi. Hasil penelitian menunjukkan hanya kelembapan yang berhubungan signifikan dengan keberadaan jentik Aedes aegypti di Pelabuhan Bakauheni. Metode pengendalian vektor secara fisik/mekanik dan kimiawi memiliki hubungan signifikan dengan keberadaan jentik di kedua lokasi. Analisis multivariat menunjukkan kelembapan dan pengendalian kimiawi determinan utama keberadaan jentik di Pelabuhan Bakauheni, sedangkan di Bandara Radin Inten II hanya pengendalian fisik yang berpengaruh dengan keberadaan jentik. Selain itu, analisis komparatif mengindikasikan hanya kelembapan yang memiliki perbedaan signifikan antara Pelabuhan Bakauheni dan Bandara Radin Inten II. Kesimpulannya, pengendalian jentik Aedes aegypti di kawasan pintu masuk transportasi memerlukan pendekatan berbasis karakteristik lingkungan dan sistem pengelolaan lokasi guna mendukung pencegahan DBD secara efektif dan berkelanjutan. Kata kunci : Aedes aegypti, jentik, faktor lingkungan, pengendalian vektor, pelabuhan, bandara.
| Jenis Karya Akhir: | Tesis (Masters) |
|---|---|
| Subyek: | 300 Ilmu sosial > 380 Perdagangan, komunikasi, dan transportasi > 388 Transportasi |
| Program Studi: | Pascasarjana FAKULTAS PERTANIAN (FP) & PASCASERJANA > Pascasarjana |
| Pengguna Deposit: | 2602752569 Digilib |
| Date Deposited: | 24 Feb 2026 04:47 |
| Terakhir diubah: | 24 Feb 2026 04:47 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/96925 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
