Aina Wijdan, Chairunisa (2026) IDENTITAS PROFESIONAL MAHASISWA KEPANITERAAN KLINIK FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS LAMPUNG : STUDI KUALITATIF. FAKULTAS KEDOKTERAN, UNIVERSITAS LAMPUNG.
|
File PDF
ABSTRAK_Identitas Profesional Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Studi Kualitatif.pdf Download (11Kb) | Preview |
|
|
File PDF
FILE SKRIPSI FULL_Identitas Profesional Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Fakultas Kedokteran Universitas Lampung Studi Kua.pdf Restricted to Hanya staf Download (992Kb) | Minta salinan |
||
|
File PDF
FILE SKRIPSI FULL TANPA PEMBAHASAN_Identitas Profesional Mahasiswa Kepaniteraan Klinik Fakultas Kedokteran Universitas .pdf Download (788Kb) | Preview |
Abstrak (Berisi Bastraknya saja, Judul dan Nama Tidak Boleh di Masukan)
Latar Belakang: Identitas profesional merupakan aspek penting dalam pendidikan kedokteran yang berkembang selama masa kepaniteraan klinik, ketika mahasiswa bertransisi menjadi calon dokter melalui keterlibatan dalam pelayanan pasien dan interaksi di lingkungan klinik. Metode: Penelitian ini merupakan penelitian kualitatif dengan desain fenomenologi yang dilaksanakan pada Januari-Februari 2026 di RSUD Dr. H. Abdul Moelok. Populasi dalam penelitian ini adalah mahasiswa kepaniteraan klinik Fakultas Kedokteran Universitas Lampung, dengan jumlah informan sebanyak 11 mahasiswa sebagai informan utama, serta 4 tenaga kesehatan dan 3 dokter preceptor sebagai informan pendukung yang dipilih menggunakan teknik purposive sampling. Data dikumpulkan melalui wawancara semi-terstruktur dan observasi lapangan. Analisis data dilakukan menggunakan analisis tematik. Keabsahan data dijaga melalui triangulasi sumber dan triangulasi teknik. Hasil: Identitas profesional mahasiswa kepaniteraan klinik terbentuk melalui empat tema. Pertama, identitas berkembang dalam tahap peralihan, ditandai dengan munculnya pemaknaan diri sebagai calon dokter, namun masih disertai perasaan belum siap dan kesadaran akan keterbatasan diri. Kedua, identitas terbentuk melalui penghayatan tanggung jawab terhadap pasien melalui pengalaman klinis langsung, pemahaman terhadap pasien, dan keterlibatan dalam tanggung jawab klinik. Ketiga, identitas berkembang melalui hubungan sosial di lingkungan klinik, termasuk interaksi sehari-hari, peran konsulen sebagai role model, dan pengaruh relasi sosial. Keempat, identitas bersifat dinamis, dipengaruhi aspek psikologis, adaptasi terhadap lingkungan klinik, dan sistem kepaniteraan klinik. Kesimpulan: Identitas profesional mahasiswa kepaniteraan klinik terbentuk secara bertahap, dinamis, dan kontekstual melalui interaksi antara pengalaman klinis, hubungan sosial, serta faktor individu dan lingkungan. Kata Kunci: Identitas profesional, kepaniteraan klinik, mahasiswa kedokteran
| Jenis Karya Akhir: | Skripsi |
|---|---|
| Subyek: | 600 Teknologi (ilmu terapan) > 610 Ilmu kedokteran, ilmu pengobatan dan ilmu kesehatan |
| Program Studi: | FAKULTAS KEDOKTERAN (FK) > Prodi S1-Pendidikan Dokter |
| Pengguna Deposit: | 2605468291 Digilib |
| Date Deposited: | 13 May 2026 03:39 |
| Terakhir diubah: | 13 May 2026 03:39 |
| URI: | http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/99507 |
Actions (login required)
![]() |
Lihat Karya Akhir |
