PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJIAN LIMBAH KULIT KAYU MANIS PASCA PANEN

NENI SUSANTI, 0815021014 (2013) PERANCANGAN, PEMBUATAN, DAN PENGUJIAN LIMBAH KULIT KAYU MANIS PASCA PANEN. Fakultas Teknik, Universitas Lampung.

[img] Text
ABSTRAK.docx

Download (15Kb)
[img] Text
Abstract.docx

Download (15Kb)
[img] Text
DAFTAR TABEL.docx

Download (14Kb)
[img] Text
DAFTAR GAMBAR.docx

Download (21Kb)
[img] Text
DAFTAR TABEL.docx

Download (14Kb)
[img] Text
PENGESAHAN.doc

Download (30Kb)
[img] Text
RIWAYAT HIDUP.docx

Download (72Kb)
[img] Text
Sanwacana.docx

Download (22Kb)
[img] Text
Bab I.docx

Download (36Kb)
[img] Text
Bab II.docx

Download (1934Kb)
[img] Text
bab III.docx

Download (4Mb)
[img] Text
Bab IV.docx
Restricted to Registered users only

Download (290Kb)
[img] Text
Bab V.docx

Download (22Kb)
[img] Text
LAMPIRAN.docx

Download (1756Kb)

Abstrak

abstrak indonesia Kulit kayu manis jenis Cinnamomum Burmanii Blume merupakan komoditas ekspor potensial untuk dikembangkan di Indonesia. Kulit kayunya, banyak digunakan untuk berbagai keperluan seperti penyedap makanan, minuman, aroma terapi, dan obat-obatan. Pada penelitian sebelumnya, serbuk dari kulit kayu manis apabila diekstrak dapat menghasilkan minyak atsiri. Sedangkan limbahnya seperti; daun, kikisan, serbuk hasil dari penebangan pohon, cabang, dan ranting merupakan bagian dari kulit kayu manis yang belum termanfaatkan, sehingga menimbulkan permasalah bagi lingkungan. Jika limbah tersebut diekstrak melalui proses destilasi akan menghasilkan minyak atsiri yang bernilai ekonomi, sebagai bahan campuran obat-obatan, minuman, makanan, dan parfum. Penelitian ini bertujuan, merancang perangkat destilasi untuk memperoleh output proses berupa rendeman minyak atsiri yang optimal. Metode ekstraksi yang digunakan adalah penyulingan dengan sistem uap dan air. Siklus kerjanya adalah air dan bahan baku yang telah dikeringkan, dimasukkan dalam tangki penyulingan dibatasi penyekat agar tidak tercampur. Kemudian, uap air dan minyak hasil penyulingan akan dikondensasi di dalam kondensor. Untuk memperoleh output penyulingan yang diinginkan, dilakukan variasi parameter sesuai dengan peforma alat uji yakni; variasi tekanan (1 atm; 1,65 atm; 1,85 atm), temperatur (99,9oC; 114,8oC; 119oC), dan resident time (1 jam; 2 jam; 3 jam). Hasil pengujian berupa output minyak atsiri terbanyak, didapatkan pada tekanan 1,85 atm; massa bahan 750 gram; dan resident time 3 jam. Dimana, kadar rendeman maksimum yang diperoleh daun, serbuk, dan kikisan mencapai 1,63%; 1,49%; dan 1,42%. Kadar rendeman ini belum mencapai titik optimum, karena tekanan yang diumpankan belum maksimal dan kapasitas tangki suling terbatas. Kadar rendeman di atas 1% merupakan pertimbangan limbah kayu manis ini berpotensi diolah menjadi minyak atsiri. Sehingga, riset ini dapat dilanjutkan dengan study kelayakan proyek skala industri rumah tangga. Kata Kunci: Proses Destilasi, Minyak Atsiri, Kayu Manis, dan Limbah Kulit Kayu Manis. abstrak inggris Kayu manis (Cinnamomum burmanii BL) is known and cultivated for its aromatic content. In the previous experiment the powder of kayu manis leather can be extracted to be atsiri oil. And the rubbish like; leaf, scrap, the powder from cutting tree, trank are the parts of wood leather that haven’t been used yet, so it will be appear as a problem for the environment. If the rubbish are extacted by steam and water destilation it will produce atsiri oil with good quality and good cost, as a mix ingredient of medicine beverages, food, and parfume. The experiment goal is to filter by using arrange destilation tool to get output the process is an optimal rendeman atsiri oil. An the extract metode used is steam and water destilation. To get a good filter output should be treated by parameter variety suitable with test tool performance they are; pressure variety (1 atm; 1,65 atm; 1.85 atm), temperature (99oC; 114oC; 119oC) and resident time (1 hour; 2 hour; 3hour). The result of the testing is an output of the most atsiri oil, it is at pressure 1,85atm, the ingredient weigh is 750 gram, and the resident time 3 hour. Where, the maximum percentage rendeman from the leaf, powder, and scrap until 1,63 %; 1,49%; and 1,42%. Atsiri oil has not reached optimum point, because the pressure has not been optimal and the capacity of the tank is limited. The percentage rendeman up to 1% can give chance for the rubbish of kayu manis to be processed become atsiri oil. So that, this research can be continue by project for study of home industry. Keywords: Destilation process, atsiri oil, kayu manis, the rubbish of kayu manis leather.

Tipe Karya Ilmiah: Skripsi
Subyek: A General Works = Karya Karya Umum
Program Studi: Fakultas Teknik > Prodi Teknik Mesin
Depositing User: A.Md Cahya Anima Putra .
Date Deposited: 16 Feb 2015 03:38
Last Modified: 16 Feb 2015 03:38
URI: http://digilib.unila.ac.id/id/eprint/6807

Actions (login required)

View Item View Item